Senin, 11 Syawwal 1441 H | 01 Juni 2020

Info

PEKANBARU - Forum Antar Umat Beragama Peduli Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) Provinsi Riau masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik, Kamis (27/2/2020). Pelantikan langsung dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Fapsedu Pusat, Freddy Aritonang.

Freddy Aritonang mengatakan Fapsedu ini prinsipnya adalah melakukan advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE).

"Advokasi kepada stakeholder bersama-sama dengan BKKBN kemudian melakukan KIE di komunitasnya masing-masing. Artinya itu seperti di tempat ibadah atau komunitas-komunitas mereka (Fapsedu red)," ujad Freddy.

Ia menyampaikan Fapsedu pusat juga telah membuat panduan untuk melakukan penyuluhan KIE bagi masing-masing agama. Sehingga tidak akan berbenturan dengan nilai-nilai agama.

"Maksimumnya sebenarnya adalah bisa menjadi penggerak bagi masyarakat untuk datang ke tempat pelayanan KB. Jadi enam agama yang ada di Indonesia ini tidak melihat lagi perbedaan-perbedaan. Tapi kita melihat persamaan untuk bagaimana membangun kelurga yang berkualitas," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Freddy, di setiap desa pasti memiliki tokoh agama. Nah jalur keagamaan inilah yang dipakai untuk melakukan advokasi dan KEI.

"Saat ini di anggota-anggota Fapsedu sudah banyak yang menggunakan KB ayudi, ada yang menggunakan vasektomi. Jadi pengurus-pengurusnya juga jadi teladan  dalam KB. Sehingga dalam melakukan KIE juga dengan kekuatan keteladanan itu," ungkapnya.

Fapsedu pertamakali dideklarasikan tahun 2008. Dan sudah terbentuk di seluruh Provinsi yang ada dj Indonesia. Saat ini Fapsedu sudah terbentuk di 215 di Kabupaten/Kota. Dan jumlahnya masih lebih banyak di Pulau Jawa. (MCR/Jef)

Video

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 28 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 27 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 22 Mei 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait