Sabtu, 15 Rabiul Awwal 1442 H | 31 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar kerjasama dalam pengembangan sentra ekonomi kreatif (ekraf) dan budaya Melayu Riau. 

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan naskah Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pihak tersebut, pada Senin (2/3/2020) di salah satu hotel berbintang, Pekanbaru. 

Tampak hadir dalam acara itu, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri Al Azhar, Ketua Dewan Pengurus Harian LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Yoserizal Zein mewakili Gubernur Riau (Gubri) serta tokoh masyarakat wilayah setempat.

Sementara dari pihak PT CPI, yakni Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak, dan Sr. VP Corporate Affairs PT CPI Wahyu Budiarto dan jajaran. 

"Bagi kami, ini penanda ada niat baik dari Chevron untuk terus menjalin hubungan. Meskipun Agustus 2021 mendatang Chveron tidak lagi menjadi operator pengelola Blok Rokan," kata Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR, Datuk Seri Al Azhar.

Sebagai tindak lanjut dari kerjasama tersebut, dalam waktu dekat akan dibangun sebuah sentra pengembangan ekonomi kreatif Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis budaya Melayu berupa 12 kios terintegrasi yang berpusat di kompleks Gedung LAMR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Di lokasi itu, nantinya akan dipamerkan hasil kerajinan dan makanan khas dari 12 kabupaten/kota di Riau.

Selain itu, setiap kabupaten/kota juga dapat menampilkan pertunjukan seni dan budaya Melayu di atas sebuah panggung yang nanti juga tersedia di lokasi tersebut. 

"Kerja sama atau kemitraan LAMR bersama SKK Migas - PT CPI ini memiliki nilai strategis untuk pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya Melayu di Riau. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu ikon destinasi wisata dan sentra pengembangan UMKM di Provinsi Riau,” ungkap Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak.

Kata Albert, kerja sama yang terjalin tersebut juga memperkuat kemitraan jangka panjang PT CPI dengan masyarakat Riau khususnya dan Pemerintah Indonesia. 

Apalagi, selama lebih dari 95 tahun, PT CPI menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perkembangan wilayah maupun masyarakat Riau. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LAMR atas kemitraan yang dijalin untuk pengembangan ekonomi dan pelestarian budaya Melayu Riau. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami," tuturnya.

Menurut Albert, kehadiran sentra ekonomi kreatif ini diharapkan dapat semakin mendorong kreativitas para pelaku UMKM maupun pelaku seni dan budaya Melayu.

Sebab, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk terus tumbuh karena bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini, keragaman kekayaan seni dan budaya, maupun masuknya sektor ini sebagai salah satu prioritas dalam rencana pengembangan ekonomi nasional. 

Selain itu, ekonomi kreatif merupakan salah satu dari sepuluh sektor utama penopang perekonomian Indonesia dan salah satu sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. (MCR/ger)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

263 CPNS Pemprov Riau Dinyatakan Lulus SKD-SKB

Jumat, 30 Oktober 2020 | 16:33:31 WIB

BKD Riau Umumkan Hasil Seleksi CPNS Riau Secara Online

Jumat, 30 Oktober 2020 | 16:29:33 WIB

Gubri Serahkan Dana Zakat Baznas Riau Tahun 2020

Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:05:11 WIB

Kelas Kominfo Hadir Riau, Begini Penjelasannya

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:51:48 WIB

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Capai 10.534 orang

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:35:59 WIB

1.912 Spesimen Swab Telah Diperiksa Hari Ini

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:28:20 WIB

Gubri Telah Tetapkan UMP Riau 2021

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:18:33 WIB