Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

TELUK KUANTAN - Menanggapi hasil survei Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) oleh Bawaslu Pusat beberapa waktu lalu, yang menyatakan Pilkada Kuantan Singingi 2020 dinilai paling rawan di Provinsi Riau, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuansing telah menyusun langkah-langkah antisipasi.

"Selaku penyelenggara, ini tentunya menjadi peringatan bagi Kita, agar mempersiapkan diri sebaik mungkin," ujar ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi, Minggu (8/2/2020) kemarin.

Bahkan hasil survei Bawaslu Pusat tersebut, selain menempatkan Pilkada Kuansing yang paling rawan di Riau. Untuk Sumatera, Pilkada Kuansing masuk 10 besar Pilkada yang rawan.

Irwan mengatakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, KPU Kuansing sebagai penyelenggara Pilkada harus melaksanakan regulasi dengan benar. Sehingga tidak ada celah untuk digugat.

"Selain itu, integritas penyelenggara juga harus dijaga," sambung Irwan.

Dengan menjaga integritas penyelenggara serta menerapkan regulasi secara benar, ia yakin potensi kerawanan bisa ditekan. Sehingga Pilkada bisa berjalan seperti yang diharapkan.

Selain itu, sosialisasi Pilkada juga harus dilakukan ke seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi harus dengan berbagai cara.

"Sehingga kita bisa meningkatkan partisipasi masyarakat saat Pilkada nanti," ucapnya. (MCR/US)

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait