Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

Jakarta - Dengan telah beroperasinya Gudang Beku Terintegrasi/ Integrated Coldstorage (ICS) Kabupaten Kampar Pemkab Kampar yakin akan menjadi sebagai industri pengelolaan ikan terbesar di Riau bahkan di Indonesia,

Hal ini bukan tanpa alasan, melihat potensi yang sangat besar serta dengan telah beroperasinya ICS akan dapat mewujudkan mimpi tersebut.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar saat melakukan peninjauan ke pabrik pengelolaan ikan milik Yusuf di Jakarta Utara pada hari Jum'at (13/03/2020). 

Kunjungan ini juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, ST. MT yang menyatakan terimakasih kepada Pemkab Kampar atas upaya yang sangat sulit dan berliku. Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan. M. Si, Kepala Dinas PUPR Kampar Afdal ST. MT.

"Kita berkeyakinan dengan pengelola yang sangat berpengalaman seperti pak Yusuf, Kampar akan dapat mewujudkan Kampar sebagai sentra industri perikanan di Riau bahkan di Indonesia," kata Catur Sugeng yang didampingi oleh owner Yusuf pabrik pengelolaan ikan yang merupakan pengelola ICS Koto Perambahan Kabupaten Kampar.

Dengan dukungan penuh dari Ketua DPRD Kampar dan masyarakat beserta OPD terkait dan di lingkungan Pemkab Kampar pabrik pengelolaan Ikan dapat mengangkat Ekonomi masyarakat. "Saat ini saja kita telah mampu mengelola ikan 5 ton perhari, tentunya Ke depan akan kita tingkatkan lagi seiring berjalannya waktu sampai kapasitas 20 atau 30 ton perhari," kata Catur bangga.

Hal ini juga telah dilaporkan Kepada Presiden RI Joko Widodo di sela-sela kunjungan ke Riau beberapa waktu lalu terhadap potensi perikanan Air Tawar di Kabupaten Kampar, dukungan dalam peningkatan kapasitas ICS di Kabupaten Kampar, begitu juga terhadap kementerian Perikanan dan kelautan RI agar terus memberikan bimbingan dan dukungan terhadap memaksimalkan ICS, Alhamdulillah Pemerintah Pusat juga mendukung hal ini.

Kepada pengelola ICS Yusuf, Bupati Kampar berharap agar terus meningkatkan dan memaksimalkan pengoperasian ICS, jalin kerja sama dengan pengusaha perikanan di Kabupaten Kampar.

Sementara itu Yusuf pengelola ICS dalam pernyataannya menyampaikan bahwa tahap pertama ini pihaknya telah mampu mengelola ikan dengan kapasitas 5 ton satu hari dengan karyawan 40 orang, tentunya untuk tahap berikut akan ditingkatkan lagi. 

Sementara itu Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal menyatakan dukungan penuh terhadap Pemkab Kampar dalam pengelolaan ICS ini, multiplier efect yang sangat luar biasa bagi ekonomi masyarakat, saat ini saja telah menampung tenaga kerja sebanyak 60 orang, belum lagi petani ikan selaku penyuplai, dan tak kalah penting peningkatan ekonomi masyarakat tempatan sebagai tenaga kerja maupun efek Ekonomi lainnya, kerja keras Bupati Kampar telah Mulai menampakkan hasil bagi masyarakat.

Sedangkan Kepala Bappeda Kampar untuk pengembangan ICS di Koto Perambahan sudah merupakan agenda Prioritas pembangunan disektor industri dan investasi. 

"Nantinya ini dapat merekrut tenaga kerja dari masyarakat tempatan dan meningkat ekonomi masyarakat di sektor perikanan mulai dari hulu sampai hilir," tutur Azwan.(MCR/Ajep)

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait