Jumat, 10 Safar 1443 H | 17 September 2021

PEKANBARU - Anggota DPR RI Abdul Wahid mengatakan bahwa pemerintah sudah mengembangkan energi baru terbarukan dengan memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan utamanya. Pengembangan ini berpotensi menaikkan harga sawit.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi energi ini saat acara silaturrahmi bersama masyarakat desa Sungai Baung Kecamatan Rengat Barat, Sabtu (14/3/2020) malam.

Abdul Wahid menjelaskan, pemerintah saat ini sudah mengembangkan program B20 dan B30, yang merupakan program menyediakan Bahan Bakar Minyak memanfaatkan minyak sawit yang disebut dengan Fatty Acid Methyl Ester (Fame).

"Pemerintah sudah memulai tahun lalu mengembangkan Program B2 dan B30, mencampurkan 20% hingga 30% minyak sawit, 70% minyak bumi. Upaya ini dilakukan mengingat kebutuhan BBM dalam negeri semakin tinggi, sementara cadangan minyak bumi terus berkurang," jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

"Juni mendatang, kami komisi VII sudah dorong pemerintah mengembangkan B40, mencampurkan 40% minyak sawit untuk bio energi dan Desember 2020 sampai B50," tambah pria kelahiran Indragiri Hilir ini.

Abdul Wahid juga menyampaikan bahwa potensi harga sawit akan terus naik dengan adanyak pengembangan program biodisel ini, upaya ini tentu berdampak langsung kepada petani sawit.

"Kenapa ini kita lakukan, mengingat bahwa harga sawit di pasaran luar negeri tidak stabil, ditambah lagi cadangan pemenuhan BBM semakin tinggi, maka energi baru harus jadi solusi," ungkap ketua PKB Riau ini.

"Dengan terus mendorong memanfaatkan minyak sawit hingga 50% menjadi campuran bahan bakunya. Tentu pemerintah akan lebih banyak membeli dari hasil sawit masyarakat, terlebih kita di Riau merupakan penghasil sawit terbesar, akan sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," cakap mantan anggota DPRD Riau periode 2009-2014 dan 2014-2019 ini. (MCR/Jef)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB

Tahun Ini DLHK Riau Bangun 100 Sekat Kanal di Tiga Daerah

Kamis, 16 September 2021 | 21:24:06 WIB

Gubri Harap Penggawa Melayu Riau Jaga Marwah Negeri

Kamis, 16 September 2021 | 13:28:33 WIB