Senin, 21 Zulhijjah 1441 H | 10 Agustus 2020

Info

PEKANBARU - Sebagai organisasi berbasis kaum cendekiawan dan intelektual, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar berharap Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Riau bisa membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah kesenjangan sosial yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

"Di Inhil terjadi kesenjangan antara jumlah anak SD dan SMP sehingga banyak kemungkinan anak di Inhil yang putus sekolah," kata Gubri Syamsuar dalam acara Pelantikan Majelis Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (17/3/2020).

Melirik problem tersebut, Gubri meminta agar ICMI mampu berkontribusi dan memberikan solusi terhadap persoalan kesenjangan sosial di Inhil.

"ICMI Riau bisa menjadi jembatan dalam menyelesaikan berbagai masalah di Riau salah satunya mari bersama bantu Bupati Inhil untuk menyelesaikan masalah kesejangan itu," ajaknya.

Menurut Gubri Syamsuar, selain kesenjangan sosial di Inhil, Provinsi Riau juga mengalami kesenjangan kualitas sumber daya manusia (SDM) antar kabupaten dan kota.

"Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita secara nasional sudah bagus, namun secara merata kesenjangan masih terdapat di kabupaten," terang Gubri.

Selain masalah kesenjangan, dikatakan Gubri, Provinsi Riau juga belum bisa menuntaskan maslah kemiskinan yang saat ini masih diatas 5 persen.

Untuk itu, kepada ICMI Riau, Gubri Syamsuar berharap organisasi cendekiawan itu bisa membantu mencarikan solusi terhadap masalah yang ada di Bumi Riau.

"Kami tidak bisa menyelesaikan semua masalah di Riau sendiri, mari kita berkolaborasi bersama demi membangun Riau lebih maju," harapnya. (MCR/NV)

Video

Rapat Pembahasan Perbatasan Bengkalis (Indonesia) Dengan Malaysia

Ucapan Dan Harapan Masyarakat Provinsi Riau Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau Ke-63

Gubernur Corner (1 Agustus 2020)

Berita Terkait