Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

PEKANBARU - Banyaknya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia membuat daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus Corona (Covid-19) di Riau meningkat menjadi 1.823 orang. 

Demikian disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat conferensi pers di Gedung Daerah Pekanbaru, Selasa (24/3/2020) usia mendengarkan video conference Presiden Joko Widodo. 

"Sekarang ini di Riau dengan kembalinya saudara-saudara kita dari Malaysia, bertambah OPD sebanyak 1.823 orang," katanya. 

Sebab, menurutnya, sebagian besar pasien suspect yang dirawat di rumah sakit memiliki riwayat perjalanan dari negara jiran. 

"Kita kan tak bisa melarang mereka kembali ke Riau. Namun mereka masuk dalam ODP, sehingga petugas kesehatan kita harus mengisolasi mereka di rumah agar tidak banyak melakukan intraksi dengan kalayak ramai. Sebab jika diantara mereka ada yang terpapar, maka virus biasa berkembang lebih banyak," ujarnya. 

Karenanya, Gubri mengimbau sesuai arahan Presiden, masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, sehingga pemerintah bisa menurun angka kasus virus Corona. 

Diberitakan sebelumnya, data ODP dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Riau terus bertambah. Dilansir dari situs resmi Pemprov Riau, corona.riau.go.id, Selasa (24/3/2020) pagi, jumlah ODP meningkat drastis menjadi 1.823 orang. Sementara PDP jadi 55 orang, positif mengidap virus corona 1 orang.

Dari 1.823 ODP, 4 diantaranya telah selesai proses pemantauan. Sedangkan 1.819 masih dalam proses pemantauan tim penanganan covid-19.

Peningkatan OPD ini ditengarai adanya penambahan dari sejumlah Kabupaten danKota di Riau yang mulai melakukan pemantauan secara ketat. Seperti Kabupaten Rokan Hulu yang mengungkap 110 ODP, Kampar 300 ODP, Bengkalis dan daerah lainnya. (MCR/amn)

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait