Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

PEKANBARU - Langkah antisipasi penyebaran virus corona terus dilakukan di berbagai lini. Selain melakukan pola hidup bersih san sehat, social distancing, langkah pendukung lainnya juga disosialisasikan kepada masyarakat. 

Salah satu poin penting yang juga perlu menjadi perhatian adalah sisi pengamanan berupa alat pelindung diri (APD). Khususnya yang bersentuhan dengan pasien. Misalnya petugas media yang berada di lokasi. 

Hanya saja, kondisi saat ini adalah keberadaan alat pelindung diri (APD) yang masih tergolong minim. Terkait hal itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau Dr Zul Asdi Spb Mkes menerangkan, pihaknya telah menyampaikan persoalan alat pelindung diri (APD) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. 

 “Ya APD ini tentunya penting, kita telah beberapa kali menyampaikan langsung kepada gubernur, terkait kekurangan ADP,” tuturnya. 
   Keberadaan APD sendiri sangat penting bagi tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien suspek maupun positif corona. Selain itu langkah inisiatif lainnya yang dilakukan adalah membuka sumbangan untuk pembelian ADP. 

Langkah itu ternyata berimbas positif. Saat ini sudah ada beberapa pihak yang dengan sukarela menyumbangkan uang untuk pembelian APD. Bahkan pihaknya sudah memberikan sebagian ADP ke sarana medis yang ada di Pekanbaru. 

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Pusat. Diharapaknuntuk keperluan APD ini segera dapat turun dari Pemerintah Pusat untuk disalurkan ke tenaga media yang bertugas menangani pasien yang diduga suspect virus copid-19 di Riau.(MCR/mz) 

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait