Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

PEKANBARU - Pengelolaan potensi ladang minyak Blok Rokan yang dikelola Chevron akan berakhir tahun 2021 mendatang. Untuk itu, beberapa langkah persiapan terus dilakukan, begitu juga dengan kesiapan Pemerintah Provinsi Riau untuk ikut berpartisipasi dalam mengelola potensi sumberdaya alam tersebut.

Dalam implementasinya, Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Riau sudah mempersiapkan strategi untuk ikut berkontribusi dalam mengelola Blok Rokan. Salah satunya dengan mempersiapkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki core bisnis di bidanv migas.    

Kepala dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Riau, Indra Agus Lukman menilai keterlibatan daerah sangat memungkinkan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan ladang minyak itu. Khususnya untuk BUMD yang memiliki core bisnis dan kompetensi di bidangnya.

“Ya daerah tentu kita sudah  menyiapkan beberapa BUMD yang bisa ikut mengelola, nanti pihak Pertamina hanya tinggal memilih saja. Hanya saja yang menentukan tetap pihak Pertamina,” paparnya, Kamis (26/3/2020).

Begitu juga untuk pengelolaan dan penempatan karyawan yang tetap memperjuangkan warga tempatan. Pasalnya, dalam pengelolaan potensi ladang minyak tahun 2021 mendatang, pihak Pertamina tidak akan mengubah posisi karyawan.

Untuk itu, BUMD yang memiliki core bisnis dibidang pertambangan juga diharapkan dapat melihat potensi itu secara optimal. Sehingva harapanna ke depan produksi minyak di Riau bisa dioptimalkan dengan potensi yang dimiliki. (MCR/mz)

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait