Kamis, 21 Rajab 1442 H | 04 Maret 2021

DUMAI - Pasien terduga virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang kini tengah dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dumai, Riau telah dilakukan pengambilan lendir tenggorokan untuk kepentingan uji laboratorium Kementrian Kesehatan RI.

Direktur RSUD Kota Dumai dr Syaiful kepada pers di Dumai Jumat (16/5) mengatakan, kondisi Mulyadi Aziz, pasien yang baru pulang dari ibadah umrah ini jauh mengalami peningkatan dengan suhu panas kembali normal dan kini kondisi kesehatannya mulai membaik.

"Demamnya sudah normal, namun pasien masih lemas karena mengalami diare," kata Syaiful.

Dijelaskan, petugas rumah sakit kembali melakukan tindakan rontgen lanjutan kepada jemaah umrah program Pemkot Dumai ini serta pengambilan lendir tenggorokan untuk kepentingan uji sampel laboratorium.

Selanjutnya, lendir tenggorokan tersebut akan dibawa ke Kementrian Kesehatan RI untuk diuji dan memastikan kondisi penyakit pasien apakah terinfeksi virus yang diduga berasal dari negara timur tengah tersebut.

"Dari rontgen lanjutan diketahui pasien terkena infeksi paru-paru, dan untuk mengetahui apakah terkena virus MERS, telah diambil lendir tenggorokan untuk diuji labor tim kesehatan," terangnya.

Pasien yang kini diisolasi di ruangan khusus RSUD Dumai ini, sebutnya masih harus dirawat medis karena mesti menunggu hasil uji laboratorium Kemenkes RI.

Diakuinya, kondisi kesehatan pasien sejak dirawat pada Selasa kemarin telah mengalami perkembangan baik dan diprediksi kecil kemungkinan terkena virus MERS karena hanya mengalami infeksi paru-paru.

"Tapi untuk memastikan kita tunggu hasil labor Kemenkes, dan pasien saat ini masih dalam rawatan medis rumah sakit," ungkapnya.

Mulyadi pada Selasa kemarin dicurigai petugas kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Dumai mengalami gejala terkena virus MERS dan terpaksa dievakuasi ke RSUD setempat.

Ia bersama sekitar 170 an jemaah umrah asal Dumai baru tiba di pelabuhan penumpang internasional Pelindo dengan menggunakan kapal laut dan saat pemeriksaan kesehatan di pintu masuk terdeteksi oleh petugas KKP memiliki ciri-ciri terjangkit virus MERS. (MC Riau/ar)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

KPK : Korupsi Terjadi karena ada Niat dan Kesempatan

Rabu, 03 Maret 2021 | 16:53:13 WIB

Dumai Pelabuhan CPO terbesar di Dunia

Selasa, 16 Februari 2021 | 21:36:21 WIB

Duyung Ditemukan Mati di Pantai Dumai

Selasa, 09 Februari 2021 | 12:57:28 WIB

Sah, Jonli Resmi Jadi Pj Wali Kota Dumai

Sabtu, 30 Januari 2021 | 10:17:12 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu dari Malaysia

Selasa, 19 Januari 2021 | 18:54:41 WIB

Teken Dokumen, Plh Wako Dumai Harus Izin Mendagri

Senin, 18 Januari 2021 | 17:56:16 WIB

Di Jalan Tol Pekanbaru -Dumai Ada Operasi Ngantuk

Sabtu, 09 Januari 2021 | 12:04:51 WIB