Senin, 11 Syawwal 1441 H | 01 Juni 2020

Info

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga akan memberi santunan khusus kepada petugas kesehatan yang wafat dalam menjalankan tugasnya menangani pasien virus Corona (Covid-19).

Selain itu, Pemprov Riau juga memberikan insentif kepada tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di Riau, baik itu dokter, perawat, sampai supir ambulance. 

Demikian disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar kepada wartawan, Rabu (8/4/2020) di Posko Gugus Tugas Covid-19, Gedung Daerah Pekanbaru. 

"Kalau ada diantara tenaga kesehatan yang meninggal, kita juga sudah siapkan santunan, supaya tenaga medis ini benar-benar dihargai. Jadi kita sudah mengantisipasi itu, meski kita berharap hal itu jangan sampai terjadi," harapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Rasyid menambahkan pihaknya telah menyiapkan dana santunan khusus tenaga medis yang wafat saat menangani pasien Covid-19.

''Dana yang disiapkan berjumlah Rp300 juta untuk santunan tenaga medis yang wafat saat menangani pasien Covid-19 di Riau," katanya. 

Yan Prana mengatakan, dana Rp300 juta itu diperuntukkan bagi peorangan tenaga medis seperti dokter dan perawat yang meninggal dunia. 

''Jadi tidak hanya dokter, perawat, tapi semua yang terlibat dalam penanggulangan wabah virus corona ini di rumah sakit rujukan akan mendapatkan santunan,'' ujarnya.

Namun, Yan mengatakan Pemprov Riau berharap tak ada tenaga medis yang wafat saat menangani pasien Corona. 

''Kita tentunya tidak menginginkan hal yang terburuk. Kita berharap, agar wabah ini bisa segera tertangani secepatnya. Kita harap peran masyarakat untuk mematuhi protokoler kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, jaga jarak dan selaku jaga kesehatan,'' tutupnya. (MCR/amn)

Video

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 28 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 27 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 22 Mei 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait