Senin, 11 Syawwal 1441 H | 01 Juni 2020

Info

PEKANBARU - Untuk pengoperasian Laboratorium Biomolekuler, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyiapkan 16 Sumber Daya Manusia (SDM). Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa untuk tenaga medis ada 12 orang dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri).

"Surat Keputusannya sudah diteken pak Gubernur," katanya, Kamis (9/4/2020). 

Selain 12 tenaga medis itu, sebut Mimi, pihaknya juga menyewa 4 tenaga analis untuk membantu pekerjaan tenaga medis di labor. 

"Insya Allah untuk SDM kita sudah siap mengoperasikan labor Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Riau," ungkapnya.

Hanya saja, pihaknya menunggu satu alat utama Laboratorium Biomolekuler yang saat ini sudah berada di Jakarta. Diperkirakan Jumat (10/4/2020) besok alat tersebut sudah dikirim ke Riau. 

"Secara bangunan Labkesda sudah clear, dan barang-barang sudah masuk. Hanya saja kita tinggal menunggu satu alat dari Jakarta, Jumat clearing dengan Bea Cukai, dan langsung dibawa oleh teknisi dan di instal," paparnya. 

Mimi menyampaikan, jika Laboratorium Biomolekuler di RSUD Arifin Achmad dioperasikan, maka setiap harinya bisa melakukan 100 pemeriksaan pasien Covid-19.

"Kita berharap dengan adanya Labkesda ini bisa mempercepat penanganan pasien Covid-19 di Provinsi Riau, karena selama ini swab pasien kita kirim ke Litbangkes Kemenkes di Jakarta," tukasnya. (MCR/amn)

Video

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 28 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 27 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 22 Mei 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait