Senin, 12 Jumadil Akhir 1442 H | 25 Januari 2021

PEKANBARU - Pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Riau (BEM UIR) menggelar kegiatan Diskusi yang diberi nama DISARING (Diskusi Santai Daring) denga pihak DPRD Riau. Kegiatan nengambil tema “Langkah DPRD Riau dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19”. 

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan, EET sebagai nara sumber yang dipandu oleh Wakil Presiden Mahasiswa UIR Randa Achmad.  Kegiatan dilakukan via online live di Instagram resmi bem_uir  pada pukul 20.00, Sabtu (18/4/2020). 

Disampaikan Indra Gunawan Eet, diskusi ini fokus dalam pembahasan soal bagaimana upaya DPRD Riau dalam memutuskan mata rantai penyeberan pandemi covid-19. 

"Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  di Kota Pekanbaru, akan lebih kuat bila diikuti daerah penyanggah membentuk juga PSBB," katanya, Senin (20/0/2020).

Daerah penyanggah yang dimaksud menurut Indra adalah daerah yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru seperti Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis dan Dumai. 

"Penanganan covid-19  pemerintah provinsi Riau sudah menganggarkan Rp 399 Milyar (tahap ke-2) di luar dari bantuan pusat," katnya juga.

Disampaikan lagi, dana  tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam bentuk bantuan Rp 300.000 per bulan selama jangka waktu tiga bulan. Untuk mendapatkannya dapat melapor kepada Dinas Sosial, yang nantinya pendaftaran ini akan dilakukan melalui online.

"Ketua RT agar dapat mendata warganya yang layak untuk mendapatkan bantuan ini. Ia juga menegaskan, Gubernur Riau melalui Dinas Sosial agar mengalokasikan selambat-lambatnya akhir bulan ini," katanya lagi.

Dijelaskan juga, pihak DPRD Riau juga sudah mengalihkan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri dialokasikan ke penanganan Covid-19 sebesar Rp 16,3 Milyar. Serta angaran mobil dinas pimpinan DPRD juga dialihkan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 10,2 Milyar. 

"Selain kedua anggaran  itu, anggaran-anggaran lainnya juga sudah dialokasikan untuk penaganan Covid-19 dengan total Rp 24 Miliar. Apabila Pandemi Covid-19 ini hingga Juni mendatang belum stabil, maka pemerintah, dan DPRD siap untuk menganggarkan Rp 600-800 Milyar untuk penanganan Covid-19 (untuk tahap ke 3)," sebutnya.

Kemudian pihak DPRD Riau juga menyambut baik, Mahasiswa UIR telah membuat tim relawan untuk menangani Covid-19 ini dan berharap dapat bersinergi bersama DPRD Riau.

"Kita sambut baik atas dibentuknya tim relawan oleh Mahasiswa UIR dalam upaya pencegahan Covid-19 di Riau. Juga siap membantu tim relawan dari UIR," tutup Indra. (MCR/Ch) 

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Peningkatan Kualitas SDM Harus Diberi Prioritas Tinggi 

Ahad, 24 Januari 2021 | 17:40:21 WIB

Pemprov Riau Tetap Komit Tingkatkan Derajat Pendidikan 

Ahad, 24 Januari 2021 | 17:36:06 WIB

Kadiskominfotik Riau Buka Musda ke-VIII Orari Riau

Ahad, 24 Januari 2021 | 12:52:40 WIB

64.500 Suspek di Riau Telah Selesai Isolasi

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:48:54 WIB

WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:47:43 WIB

597 Sampel Swab Telah Diperiksa, Total 212.353 Spesimen

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:17:47 WIB

Program Pulau Zakat Satu-Satunya di Indonesia

Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:38:58 WIB

1.402 Orang di Riau Telah Jalani Vaksinasi

Jumat, 22 Januari 2021 | 19:42:27 WIB

24 BLK Komunitas di Riau dapat Bantuan Kemnaker

Jumat, 22 Januari 2021 | 19:39:55 WIB

SK CPNS Pemprov Riau Diserahkan Pekan Depan

Jumat, 22 Januari 2021 | 19:34:23 WIB