Kamis, 6 Rabiul Awwal 1442 H | 22 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat, Doni Monardo mengapresiasi upaya Provinsi Riau mencegah warganya untuk tidak mudik.

Hal tersebut disampaikan Doni Monardo saat melakukan Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar berserta Gubernur se-Indonesia, Sabtu (2/5/2020).

"Sangat bagus jika tidak ada yang mudik. Terus kampanyekan kepada masyarakat untuk tidak mudik," ungkap Doni Monardo.

Doni Monardo mengharapkan agar Provinsi Riau terus mengumandangkan terkait mudik, agar masyarakat untuk tidak mudik selama Pandemi Covid 19 ini, diungkapkannya saat Vicon yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (02/05/20).

Di kesempatan yang sama Gubernur Syamsuar melaporkan proses percepatan  penanganan pandemi Corona di Provinsi Riau, salah satu dalam penyampaiannya mengenai upaya penanganan bagi para pemudik.

Terkait mudik selama Pandemi Covid 19, Gubri menyampaikan telah memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk serta di wilayah perbatasan seperti di di perbatasan Sumatera Barat (Sumbar), perbatasan Jambi, dan perbatasan di Sumatera Utara (Sumut).

"Telah membuat surat edaran yang disampaikan ke bupati dan walikota se provinsi Riau untuk menghimbau masyarakat untuk tidak mudik," kata Gubernur Syamsuar.

Ditambahkan Gubri, pemudik banyak melalui jalan darat untuk itu terminal sudah di tutup. Tentunya ini membantu untuk pengetatan bagi yang mudik tentuknya dilakukan pemeriksaan yang sangat ketat bukan hanya terhadap bis tapi juga mobil-mobil pribadi.

"Di titik - titik perbatasan sudah ada anggota polisi, TNI dan Dandrem yang bertugas diharapkan kepada masyarakat untuk tidak mudik," tutur Gubri.

Selanjutnya, Syamsuar juga menuturkan bagi Masyarakat yang berada di perantauan untuk jangan mudik. Ini sebagai upaya antisipasi luasnya  penyebaran Covid 19.

"Untuk warga kami yang berada dirantau sebagian kami juga telah bantu, seperti ada yang di Papua, Sumatera barat, bantuan ini agar mereka tidak pulang kedaerahan," tutupnya.

Di samping itu Gubri juga menyampaikan, pihaknya mengusulkan tidak ada lagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ke Riau dalam bulan Mei dan Juni ini. Gubri juga meminta dukungan Menlu sekaligus laporan minta Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di pulau Rupat. (MCR/DW)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

1.236 Spesimen Swab Telah Diperiksa Hari Ini

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:15:04 WIB

Wagubri Paparkan Tugas Dan Fungsi TKPK Provinsi Riau

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:26:07 WIB

Hari Ini 305 Pasien Covid-19 di Riau Dinyatakan Sembuh

Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:44:16 WIB

Wagubri Gelar Raker TKPK Riau Tahun 2020

Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:59:29 WIB

BKSDA Riau Rawat Dua Anakan Primata Dari Polda Riau

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:53:31 WIB

Gubri Ikuti Rapat Penanganan Covid bersama Menko Maritim

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:28:00 WIB