Senin, 10 Rabiul Awwal 1442 H | 26 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Foto udara hamparan perkebunan sawit di Riau

PEKANBARU - Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, bahwa harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia semakin anjlok dipengaruhi oleh pelemahan ekonomi global dan penurunan kinerja ekspor.

Kondisi ini tentunya berimbas kepada Provinsi Riau yang merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit.

"Industri yang menggunakan bahan baku CPO telah mengambil stok yang cukup menjelang puasa dan lebaran, sehingga mengakibatkan permintaan berkurang dan harga menjadi anjlok," kata Defris di Pekanbaru, Selasa (5/5/2020).

Di samping itu, imbuh Defris, kesulitan ekonomi akibat Covid-19 juga membuat konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya, termasuk dalam membeli produk turunan CPO.

"Makanya ada penurunan harga terhadap CPO pekan ini, sehingga harga CPO sebesar Rp6.931,53 per kg dan harga kernel Rp3.969,37 per kg," jelasnya.

Sementara itu, harga tandan buah segar (TBS) sawit di Riau pekan ini daya belinya seharga Rp1.489,53 kg.

"Terjadi penurunan harga mencapai 10,30 persen dari harga minggu lalu," tukasnya. (Mcr/PR)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

Peremajaan Pipa Minyak di Riau Ditergetkan Rampung 2021

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:45:50 WIB

20% Penularan Covid-19 di Riau dari OTG

Senin, 26 Oktober 2020 | 10:10:09 WIB

2021, Jargas Rumah Tangga di Perawang Mulai Dibangun

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 19:42:10 WIB

Pemprov Riau akan Permudah Izin Usaha

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:04:52 WIB