Jumat, 20 Zulqaidah 1441 H | 10 Juli 2020

Info

PEKANBARU - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau April 2020 sebesar 115,64 atau naik sebesar 1,66 persen dibanding NTP Maret 2020 sebesar 113,76.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin menjelaskan, bahwa NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani dan kesehatannya.

"Kenaikan NTP ini disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 1,50 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar -0,15 persen," kata Misfaruddin di Pekanbaru, Rabu (6/5/2020).

Ia menambahkan, bahwa pada April 2020, dari semua Provinsi di Pulau yang Sumatera hanya Riau yang mengalami kenaikan NTP.

"Sebaliknya, 9 provinsi lainya mengalami penurunan NTP. JIka dibandingkan dengan NTP provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera, Riau menduduki peringkat pertama dengan NTP tertinggi, sedangkan Provinsi Sumatera Selatan berada di peringkat terakhir," jelasnya. (MCR/PR)

Video

Penandatanganan Nota Kesepakatan Aplikasi Monitoring Data Bantuan Sosial

Update Covid-19 ( 8 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Update Covid-19 ( 2 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Berita Terkait