Rabu, 16 Jumadil Akhir 1443 H | 19 Januari 2022

PEKANBARU - Semenjak musibah virus corona atau Covid-19 melanda Riau berbagai kegiatan di SKPD lingkungan Pemprov Riau tidak berjalan sesuai perencanaan. Terutama terkait kegiatan percepatan pembangunan daerah sesuai program Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebelumnya.

Tidak jalan kegiatan tersebut, selain fokus pada penanganan kasus virus corona atau Covid-19 juga menimbang ancaman penularan selama pelaksanaan kegiatan.

Tambah lagi sebelumnya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga menyampaikan belum memikirkan kegiatan lain sebelum musibah virus corona atau Civid-19 betul-berul berakhir di Riau. Sehingga anggaran yang ada di seluruh SKPD lingkungan akan dibahas ulang sesuai perencanaan kedepannya. 

Adapun SKPD yang tidak bisa bergerak itu diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman (PUPR dan Perkim) Riau yang merupakan SKPD utama untuk pembangunan di Riau.

Dimana sesuai anggaran perencanaan sebelumnya PUPR Riau memiliki anggaran dari APBD Riau 2020 sekitar Rp1,3 triliun yang akan dipergunakan untuk percepatan pembangunan.

Karena dilanda musibah virus corona dan semenjak ditetapkannya status Riau menjadi darurat Covid-19 kegiatan pun harus  di tunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Meskipum kegiatannya termasuk kebutuhan untuk masyarakat.

Menurut Plt Kepala Dinas PUPR dan Perkim Riau Taufiq OH, beberapa waktu lalu ada beberapa kegiatan PUPR yang termasuk kebutuhan utama, seperti pembangunan infrastruktur jalan yang juga sebagai penunjang peningkatan perekonomian masyarakat. Dimana untuk infrastruktur jalan ini, sebelumnya telah dianggarakan sebesar Rp800 Miliar di bidang Bina Marga. 

"Karena musibah virus corona ini maka kegiatan tresebut di tunda, dan ini juga sesuai arahan bapak gubernur Riau untuk fokus pada penanganan dan penuntasan kasus virus corona di Riau," katanya. 

Bahkan katanya, untuk bernagai kegiatan di  Dinas PUPR dan Perkim Riau ini sebelumnya juga sudah masuk dalam proses pelaksanaan, seperti survey lapangan untuk dilakukan pelelangan yang sebagiannya juga sudah dilelang.

"Namun karena ada kendala atau musinah mau tidak mau harus mementingkan penganan musibah dulu. Apa lagi musibah ini bukan musibah biasa yang  juga berhubungan dengan hidup masyarakat," tuturnya.

Disisi lain, Gubernur Riau, Syamsuar sebelumnya telah menyampaikan jika selama kasus virus corona atau Covid-19 masih melanda Riau, ia belum akan memikirkan kegiatan lain. Karena kasus virus corona ini jauh lebih penting yang menyangkut kesehatan bahakan hidup masyarakat.

"Jadi untuk saat ini, saya tidak memikirkan kegiatan lain sebelum kasus virus corona ini berakhir dan tuntas di Riau," tegas mantan Bupati Siak ini.(MCR/AZ)

Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Bangganya Wagubri Saat Panen Padi Lahan Kering

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:57:02 WIB

Eksisting Mangrove di Riau Mencapai 224.895 Hektar

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:19:38 WIB

Ini Jurus Gubri Syamsuar Antisipasi Varian Omicron

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:54:38 WIB

Danrem: Setetes Darahmu, Kesempatan Hidup Bagi Saudaramu

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:19:10 WIB

Kemenag Riau : Belum Ada Pemberhentian Perjalanan Umrah

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:23:39 WIB