Senin, 11 Syawwal 1441 H | 01 Juni 2020

Info

PEKANBARU - Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengungkapkan bahwa 90 persen kasus positif di Provinsi Riau berasal dari masyarakat yang melakukan mudik. 

"Kita ketahui dalam dua minggu terakhir ini, di Provinsi Riau mendapatkan kasus positif 90 persennya itu impor semuanya. Diantaranya berasal dari Sukabumi, Jawa Timur, Palembang, Medan dan Padang," jelasnya, saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Senin (18/05/2020).

Indra mengatakan, dengan data yang ada tersebut, jika kita tidak melakukan disiplin menjalan protokol kesehatan Covid-19, termasuk kita melarang keluarga kita yang diperantauan untuk tidak mudik, maka bisa diprediksi tujuh hari setelah lebaran, Riau dalam kondisi bahaya Covid-19.

"Kita menghitung diwaktu minggu ke-tiga Juni. Kalau saat itu jumlah kasus positif  Covid-19 Riau meningkat, maka sumbernya berarti dari masyarakat yang mudik saat lebaran," ujarnya.

Indra berharap, hal inilah yang harus diperhatikan oleh masyarakat bahwasanya tenaga medis, perawat dan petugas rumah sakit tentunya hanya bisa mengimbau.

"Ini merupakan kepentingan masyarakat, bahwasanya yang kami lihat bagaimana tertekannya pasien positif Covid-19 saat ini. Pesan kami, jangan menganggap remeh akan penyakit penyebaran pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. (MCR/AQB)

Video

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 28 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 27 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 22 Mei 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait