Sabtu, 15 Rabiul Awwal 1442 H | 31 Oktober 2020

Info

PEKANBARU -  Serahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp191 Miliar  sesuai yang dijanjikan. Gubernur Riau, Syamsuar, minta kabupaten kota salurkan pada masyarakat yang betul-betul berhak dan bisa mempertanggung jawabkan sebagaimana mestinya. Pasalnya bantuan yang diberikan ini akan di audit dikemudian hari sesui aturan yang ada dalam Pertauran Gunernur (Pergub).

Hal tersebut disampaikan lansung oleh Gubernur Riau, Syamsuar saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan kepada Kabupaten kota. Khususnya yang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rabu (20/5), di Posko Gugus Tugas Covid-19 Riau, Gedung Daerah, Pekanbaru. Dikatakannya jika bantuan keuangan khusus ini merupakan program untuk percepatan penanganan Covid-19. Maka itu diteraskan penyalurannya harus tepat sasaran dan bisa dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.

"Jadi salurkanlah pada yang betul-betul berhak menerima. Karena bantuan ini juga sangat dintunggu-tunggu oleh saudara kita yang ada di kabupaten kota," katanya.

Gubri juga menegaskan, pertanggungjawaban terkait bantuan keuangan ini juga merupakan bentuk administrasi yang ditetapkan agar bisa diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena nantinya setiap bankeu yang diberikan, bakal di audit, dan Pemprov sudah menggandeng pihak BPKP, Kejati, dan Reskrimsus Polda.

“Untum itu senekum salah kita meminta agar kabupate kota mempersiapkan administrasi dengan sebaik-baiknya," jelasnya.

Lebih jauh kata mantan Bupati Siak ini, bantuan ini juga akan diberikan kepada kabupaten lainya yang belum menerapkan PSBB. Artinya bantuan ini diperuntukan bagi masyarakat yang terdampak musibah Covid-19. Dimana saat ini muntuk kabupaten kota lainya masih dalam tahap pendataan yajf belum di berikan kepada Pemprov Riau.

"Sebelumnya data ini sudah kita minta untuk segara diajukan, tapi masih saja ada yang belum tuntas. Maka itu kita utamakan dulu pada daerah yang telah menerapkan PSBB," ujarnya.

Yang pasti katanya, untuk percepatan pemutusan mata rantai Covid-19 ini,  bantuan yajg diberikan tidak hanya berupa menkeu. Tapi juga bahan lainya dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti Masker. Obat-obatan, dan juga alat rakit tes untukk mendeteksi virus corona atau Covid-19 yang sebelumnya disediakan Dimas kesehatan Riau

"Jadi untuk Benkeu total keseluruhan sebesar Rp191 Miliar yang akan di bagi pada 212.893 KK se-Kabupaten/Kota dengan besaran 300 ribu per KK, selama tiga bulan ke depan. Sedangkan untuk sembako disesuaikan dengan kebutuhan yang juga lansung dibagi kepada masyarakat," tuturnya.(MCR/AZ)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

BPBD Riau Siap-siap Antisipasi Banjir

Jumat, 30 Oktober 2020 | 16:42:23 WIB

Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 12:26:30 WIB

Pekanbaru Bertambah 111 Kasus Positif Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 09:37:46 WIB

Riau Bertambah 247 Kasus Terkonfirmasi dan 299 Sembuh

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:18:59 WIB

Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:38:14 WIB