Selasa, 9 Rabiul Akhir 1442 H | 24 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Riau yang dilakukan di enam kabupaten/kota akan dievaluasi.

"Untuk daerah yang menjalankan PSBB, Besok akan kita evaluasi. Nantinya akan kita simpulkan, PSBB ini masih dilanjutkan atau kita hentikan," ungkapnya setelah mengikuti video conference bersama Pemerintah Pusat di Posko Gugus Tugas Riau, Selasa (26/05/2020).

Syamsuar mengatakan, Provinsi Riau telah menjalankan PSBB semenjak 15 Mei 2019 dan akan berakhir pada 29 Mei 2020 mendatang di enam kabupaten/kota, diantaranya Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Bengkalis.

"Sehingga, perlu kita evaluasi penerapan PSBB pertama di Provinsi Riau dan penerapan PSBB yang memasuki tahap ketiga untuk Kota Pekanbaru," katanya.

Gubri berharap, selama pelaksanaan PSBB ini, berharap adanya penurunan dan tidak memiliki penambahan kasus positif Covid-19.

"Kita ketahui hingga saat ini pasien positif Covid-19 di Riau kebanyakan ialah pasien klaster santri Magetan, Jawa Timur. Kita berharap kedapan nanti tidak ada penambahan baik dari klaster maupun dari transmisi lokal," harapnya.

Diketahui hingga saat ini, kasus positif Covid-19 berjumlah 111 kasus terkonfirmasi, diantarnya 30 pasien masih dirawat, 75 pasien telah pulang dan sehat, dan 6 pasien positif meninggal dunia. (MCR/AQB)

Video

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Gubernur Corner (14 November 2020)

Berita Terkait

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB