Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H | 17 Januari 2021

PEKANBARU - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan bahwa beberapa kondisi kabupaten/Kota dilaporkan ada kesalahpahaman terkait New Normal dari Pemerintah Pusat.

Indra Yovi menyampaikan, pihaknya melihat ternyata ada beberapa komponen masyarakat yang merasakan kalau New Normal itu berarti kembali seperti sebelum Covid-19 itu suatu hal yang keliru.

"Jadi New Normal yang didengung-dengungkan pemerintah kita harus lebih lebih lagi meningkatkan kewaspadaan," ungkap dr Indra Yovi saat Konferensi Pers di Balai Serindit, Sabtu (30/5/2020).

Indra Yovi menuturkan, lebih lagi menerapkan kedisiplinan melakukan suatu hal yang bertanggung jawab terhadap protokol-protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah

"Para ahli terkait kesehatan dan saya berulang-ulang menyampaikan protokol kesehatan itu tidaklah rumit tidaklah susah," ungkapnya.

Selain itu ia juga berpesan kepada masyarakat untuk memakai masker saat keluar rumah, kemudian cuci tangan sesering mungkin, menjauhi kerumunan, kemudian jaga jarak cukup. (Mcr/Sur)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Turun

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:48:59 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 166, Kasus Baru 96 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:22:33 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 186 Jadi 24.849 Orang

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:19:05 WIB

Dinsos Riau Siap Fasilitasi Bantuan dari Pemerintah Pusat

Jumat, 15 Januari 2021 | 16:04:23 WIB

Lifting Migas Riau Tahun 2020 Lampaui Target

Jumat, 15 Januari 2021 | 13:51:05 WIB

Lab RSUD Arifin Achmad Periksa 631 Sampel Swab

Kamis, 14 Januari 2021 | 22:30:47 WIB

Wagubri: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Divaksin

Kamis, 14 Januari 2021 | 19:24:09 WIB