Selasa, 9 Rabiul Akhir 1442 H | 24 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

DUMAI - Panitia Koordinator Indonesia City Expo (ICE) 2014 Pemko Dumai, Hendri Sandra mengklaim pelaksanaan pameran promosi seni budaya daerah peserta Rakernas Apeksi 2014 di Dumai telah terjadi perputaran uang mencapai Rp 13 miliar.

"Diperhitungkan sekitar Rp 13 miliar perputaran uang selama pameran berlangsung, dengan rata-rata Rp 2,6 miliar per hari dari seluruh transaksi," kata Hendri dalam laporan penutupan ICE, Minggu (25/5) semalam.

Dia menjelaskan, selama 5 hari penyelenggaraan ICE, sejak 21 Mei hingga 25 Mei kemarin, diklaim juga jumlah pengunjung mencapai lebih dari 4 ribu jiwa, baik warga lokal maupun masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kami cukup puas dengan gelaran iven nasional ini karena selain mengalami pergerakan uang yang signifikant, juga dikunjungi banyak orang dari berbagai daerah," terangnya.

Kegiatan ICE yang terpusat di Taman Bukit Gelanggang, Jalan HR Subrantas, Kecamatan Dumai Timur ini, lanjutnya, sebagian besar bersumber dari banyaknya orang yang datang ke Dumai.

Efek positif dari pelaksanaan ICE yaitu geliat ekonomi yang meningkat pesat ini diharapkan tidak berhenti begitu saja, melainkan harus tetap semangat dan berkelanjutan dalam memproduksi produk unggulan.

Dia mengungkapkan, hal menarik dalam APEKSI X dan ICE 2014 ini juga dengan adanya kesepakatan bersama seluruh walikota dalam menghadapi pasar bebas ASEAN 2015 untuk mempersiapkan produk unggulan masing-masing.

"Menjadi evaluasi bagi kita adalah terkait kesiapan pelaksanaan acara yang harus lebih matang dimasa mendatang, yaitu terkendala pada transportasi akses darat dan penginapan yang tidak memadai," ungkapnya.

Sementara, Asisten I Pemko Dumai Dwi Oristiawan mengatakan, ‎Pemkot mengapresiasi seluruh peserta Apeksi yang telah hadir di Dumai untuk membicarakan konsep kepemerintahan di masa yang akan datang.

"Tema kita persiapan menghadapi ekonomi global ke depan. Jadi, setiap kota merasakan pentingnya kita bersatu se-Indonesia, menggedor daya saing dan produksi. Ini yang patut kita jadikan pelajaran," katanya.

Ia juga tidak ingin, iven ini hanya tinggal catatan dan kenangan. Tapi ada dampak positif bagi perkembangan Dumai. Setidaknya, Dumai sudah dikenali oleh semua kota yang ada di Indonesia. (MC Riau/ar)

Video

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Gubernur Corner (14 November 2020)

Berita Terkait

Gubri Minta Masyarakat Doakan Wali Kota Dumai

Kamis, 19 November 2020 | 10:41:05 WIB

Gubri Tunjuk Sekda Dumai Jabat Plh Wali Kota

Rabu, 18 November 2020 | 21:07:38 WIB

Bea Cukai Dumai Berhasil Amankan 50 Kg Sabu Asal Malaysia

Selasa, 10 November 2020 | 18:30:46 WIB

Truk ODOL Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Putar Balik Kanan

Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:53:33 WIB

Rela Antri, Masyarakat Antusias Jajal Tol Pekanbaru-Dumai

Ahad, 27 September 2020 | 18:16:39 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Telan Biaya Investasi Rp12,18 Triliun

Jumat, 25 September 2020 | 17:04:02 WIB