Senin, 15 Rabiul Akhir 1442 H | 30 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Dalam upaya penanganan terhadap tingginya kasus Covid-19 di Pekanbaru dan Provinsi Riau, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau mengambil langkah cepat dengan melakukan asistensi ke Gugus Tugas Covid 19 Kota Pekanbaru.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau Syahrial Abdi beserta tim gugus tugas lainnya, dan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, Azwan beserta timnya.

Adapun kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Rabu (24/6/20).

Syahrial Abdi mengatakan bahwa dengan terjadinya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Pekanbaru, ia mengimbau agar kasus positif tetap dievaluasi setiap harinya serta juga menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi kasus tersebut.

Ia juga menyampaikan, langkah yang harus diambil untuk mengatasinya adalah dengan kembali berpedoman kepada Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 104 Tahun 2020 tentang Pedoman Perilaku Hidup Baru Masyarakat Produktif dan Aman Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Pekanbaru.

"Saat ini dengan pemberlakuan new normal, banyak masyarakat menganggap kehidupannya sudah berjalan normal. Tetapi tidak melakukan protokol kesehatan," ujarnya.

Untuk itu, Abdi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran terkait agar mensosialisasikan dan mengedukasi Perwako kepada masyarakat sebagai upaya untuk membuat masyarakat paham dan patuh terhadap aturan yang telah dikeluarkan.

Sementara itu, Sekretaris Gugur Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Azwan mengatakan bahwa di dalam Perwako Nomor 104 Tahun 2020 tersebut juga sudah diberlakukan secara paralel dengan petunjuk atau penugasan kepada TNI dan Polri untuk penerapan mendisiplinkan masyarakat.

"Selama mengikuti tatanan hidup baru masyarakat bisa melakukan aktivitasnya namun tetap menjalankan protokol kesehatan dan semuanya sudah ada didalam Perwako Nomor 104," lanjutnya.

Didalam Perwako tersebut sambung Azwan, ada sembilan pedoman perilaku hidup baru yang harus ditaati dan diketui oleh seluruh lapisan masyarakat diantaranya, untuk masyarakat umum. Untuk layanan kesehatan. Untuk kegiatan diluar rumah.

Selanjutnya, tempat kerja. Layanan pendidikan dan sekolah. Untuk perjalanan dinas atau bisnis. Penyelenggaraan acara sosial budaya, hiburan dan olah raga. Pusat keramaian. Transportasi publik dan perseorangan serta kegiatan keagamaan dirumah ibadah.

"Di dalam Perwako juga berlaku untuk pelaku usaha dalam menjalani kehidupan di dalam era new normal," tuturnya. (MCR/NV)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB

Wagubri Serahkan PGRI Award untuk Guru Guru Berprestasi 

Kamis, 26 November 2020 | 13:48:34 WIB

Gubri: Pemprov Riau Akan Mempercepat Proses Tender Proyek

Rabu, 25 November 2020 | 13:22:57 WIB

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB