Jumat, 12 Rabiul Akhir 1442 H | 27 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram

PEKANBARU-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, mengklaim pelaksaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), berjalan dengan lancar. Walaupun ada beberapa permasalahan terkait penerimaan melalui zonasi dengan menggunakan Kartu Keluarga dan surat keterangan.

“Alhamdulillah, pelaksaanaan PPDB telah selesai dengan baik, memang ada permasalahan dan telah diselesaikan terkait dengan zonasi. Kita telah menyelesaikan penerimaan pendaftaran melalui online setelah penutupan di hari akhir pendaftaran,” ujar Kadisdik Riau, Zul Ikram, Sabtu (26/6).

“Secara umum dari Rokan Hilir sampai Inhil, berjalan lancar, walupun ada beberapa titik memang terjadi persoalan-persoalan, tapi tidak terjadi secara general. Seperti di Pekanbaru ada di SMA dan SMA 1, Insya Allah masih bisa kita atasi,” ujarnya lagi.

Sementara itu terkait dengan penerimaan siswa, jalur Afirmasi (Keluarga ekonomi tidak mampu yang berada dalam zona) paling sedikit 15 persen dari daya tampung satuan pendidikan. Dengan mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti lainnya yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Lurah/Kepala Desa setempat) bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu/miskin. 

Zul Ikram menjelaskan bahwa bagi siswa afirmasi yang belum diterima di sekolah yang dituju, pihaknya akan mencarikan program lain bagaimana mereka bisa sekolah di sekolah Negri. Karena dari PPDB yang telah dijalani, banyam dari siswa jalur afirmasi tergeser dengan sendirinya, akibat dari sistem yang berjalan di sekolah. 

“PPDB sesuai aplikasi dan sistem, sistem yang ada IT nya. Nanti akan liat di sekolah-sekolah negri mana yang masih buka. Dan akan kita suplay kita prioritaskan kepada anak-anak tersebut. Ini kita liat ni, kita maping lagi beberapa hari kedepan ini, sekolah mana yang memungkinkan kalau dia masih bisa masuk disekolah negri yang miskin tadi,” jelasnya. 

“Inilah yang kita buat bagaimana polanya, tapi memang yang miskin tadi itu bisa menjadi prioritas, sekolah negri mana yang masih bisa memungkinkan sekolah mana saja. Bagaimana mereka bisa sekolah dengan jalur afirmasi, setelah dilakukan maping terhadap sekolah yang masih bisa menerima siswa,” ungkapnya. (MCR/JI)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB