Kamis, 19 Zulqaidah 1441 H | 09 Juli 2020

Info

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini terus berupaya meningkatkan penyediaan cadangan pangan daerah melalui dua pendekatan, yakni dari sisi produksi dan dan distribusi.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman pangan dan Hortikultura Syahpalefi menerangkan, dari sisi produksi, Provinsi Riau memiliki luas lahan pangan mencapai lebih dari 65 ribu hektar yang telah ditanami dengan baik. 

"Tahun ini saja, pada periode pertama sudah panen seluas 55. 717 hektar dengan produksi setara 131. 714 ton," kata Syahpalefi di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (29/6/2020). 

Sementara, pada periode kedua pada September-Desember akan rencana luasan panen di Riau diperhitungkan mencapai 62 hektar. 

"Memang kalau kita melihat dari segi swasembada, masih belum mencapai seperti apa yang kita harapkan. Tapi secara teknis, pertanian tidak pernah berhenti di tengah pandemi covid-19," kata dia. 

"Pertanian terus memproduksi hasil pangan, baik itu tanaman padi, jagung, umbi-umbian, maupun sagu," tambahnya. 

Sementara pemenuhan cadangan pangan dari sisi distribusi, kata Syahpalefi, sementara ini Riau masih disokong oleh provinsi tetangga seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

Namun, dalam upaya peningkatan volume cadangan pangan daerah, kata Syahpalefi, pihaknya terus melakukan pemanfaat terhadap aset lahan yang ada.

Selain itu, untuk mencapai target swasembada pangan, pihaknya juga melakukan upaya dengan penyediaan benih unggul yang selama ini belum dilaksanakan secara keseluruhan. Kemudian juga menyiapkan irigasi, jaringan dan infrastruktur, serta menguatkan peran kelembagaan.

"Dengan pola pendekatan ini, kedepannya kita berharap sektor pertanian, di samping dapat meningkatkan produksi juga akan terjadi peningkatan kesejahteraan di kalangan petani," ujarnya. (MCR/ger)

Video

Update Covid-19 ( 2 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Updet Covid-19 ( 1 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Update Covid-19 (29 Juni 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait