Senin, 12 Jumadil Akhir 1442 H | 25 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Riau, Herman Mahmud

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Riau akan turun ke Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil) mengatasi persoalan konflik Bubu Tiang atau alat tangkap ikan statis yang ditancapkan di perairan. 

"Pekan depan kita turun lapangan melihat persoalan Bubu Tiang yang sering menimbulkan konflik di Rohil," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman Mahmud, Jumat (4/7/2020).

Herman menjelaskan kenapa Bubu Tiang menjadi konflik, karena alat tangkap ini menghambat jalur pelayaran nelayan yang meluat mencari ikn. 

"Bubu Tiang ini sering tertabrak oleh kapal nelayan, sehingga timbul konflik. Memang Bubu Tiang ada izin, namun izinnya satu untuk sekian kantong bubu," ujarnya.  

Herman menceritakan, bubu yang dipasang sepanjang mata memandang. Sehingga jika pasang seperti itu bisa tertabrak kapal nelayan.

"Tentu kondisi ini sangat membahayakan nyawa nelayan. Bubu itu tidak boleh dipasang terlalu panjang, sehingga nelayan kecil sulit melaut, kapal mereka bisa menabrak," tukasnya. (MCR/amn) 

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Gubri Bersama Danrem 031/WB Hadiri Panen Raya Padi di Rohil

Kamis, 10 September 2020 | 20:34:13 WIB

Mahasiswa Unri Buka Pos Penjagaan Covid-19 di Pedesaan Rohil

Sabtu, 05 September 2020 | 10:31:16 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Rohil Jadi 34 Kasus

Selasa, 04 Agustus 2020 | 20:14:23 WIB

Tambah 18 Kasus Positif Covid-19 Rohil Masuk Zona Merah

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:27:57 WIB

Pecah Telor, 1 Warga Rokan Hilir Positif Virus Corona

Selasa, 21 Juli 2020 | 20:23:52 WIB

Gubri Harapkan Rokan Hilir Pertahankan Zona Hijau

Selasa, 23 Juni 2020 | 11:17:14 WIB