Ahad, 20 Zulhijjah 1441 H | 09 Agustus 2020

Info

Petugas memasang kandang jebakan untuk evakuasi beruang. (Foto BBKSDA).

PEKANBARU - Petugas BBKSDA resor Siak akhirnya memasang kandang jebakan terkait adanya konflik satwa Beruang dengan manusia di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. 

Kepala Sub Bag DEP dan Kehumasan, Dian Indriati dalam siaran persnya menjelaskan pemasangan kandang jebakan ini menyusul munculnya dua satwa dilindungi bernama latin Helarctos Malayanus itu di pemukiman warga. Dimana selain berkeliaran di pemukiman, dua beruang tersebut dikabarkan telah memangsa 7 ekor ayam milik warga.

"Sebelum memasang kandang jebakan, tim di sana telah melakukan pemantauan di lokasi kemunculan terakhir Beruang itu. Yakni di belakang SMPN 1 Koto Gasib, Kampung Sengkemang," katanya.

Tambah Dian, pemasangan kandang jebakan sendiri dipasang tepat di jalur kemunculan satwa dilindungi tersebut. Pemasangan jebakan ini didampingi Babinkamtibmas, Babinsa, Aparat Desa, Tokoh masyarakat dan masyarakat Kampung Sengkemang. 

"Tim telah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, selalu berhati-hati dan menghubungi petugas jika satwa terperangkap ataupun muncul kembali di lokasi yang lain. Apabila ada laporan kemunculan beruang itu di lokasi yang berbeda, Tim akan melakukan pemindahan perangkap kerangkeng pada lokasi kemunculan terbaru," ungkapnya. (MCR/ASN). 

Video

Rapat Pembahasan Perbatasan Bengkalis (Indonesia) Dengan Malaysia

Ucapan Dan Harapan Masyarakat Provinsi Riau Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau Ke-63

Gubernur Corner (1 Agustus 2020)

Berita Terkait