Selasa, 9 Rabiul Akhir 1442 H | 24 November 2020

PEKANBARU-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigatasi Provinsi Riau, telah membagikan sebanyak 4.237 sembako kepada tenaga kerja yang telah dirumahkan dan di putus hubungan kerja (PHK), oleh perusahaan, selama masa pandemi Covid-19. Penyerahan sembako ini telah di sebar ke Kabupaten Kota, sesuai dengan data-data yang masuk ke Disnaker.

Kadisnakertrans Riau, Jonli, menjelaskan, sembako dari bantuan Provinsi dan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau ini, dibagikan sejak bulan April hungga Juni. Dengan rincian dari 4.237 pekerja yang telah menerima sembako, 3.307 orang pekerja yang dirumahkan, dan 930 orang tenaga kerja yang di PHK.

“Selama pandemi covid ini, sudah 4.237 pekerja yang kita berikan sembako. Mereka berasal dari jenis perusahan 97 badan usaha. Seperti pekerja bangunan ada yang orangnya saja menerima, pekerja bangunan dari sektor informal, dari federasi serikat pekerja, ada perusahaan, sektor jada, kuliner dan perhotel, termasuk supir dan lainnya,” ujar Jonli, Rabu (8/7).

Dijelaskan Jonli, selama masa pandemi Covid-19 ini, ribuan pekerja dirumahkan dan di PHK. Dan banyak juga yang tak terlaporkan ke Disnaker Riau. Namun masih ada juga beberap perusahaan besar yang tidak mem PHK atau merumahkan karyawannya. Tapi dengan melakukan pengurangan jam kerja, dengan sistem sif, atau masuk kerja secara bergantian, sesuai dengan jam yang telah diatur. 

“Kita juga bersukur, ada juga perusahaan seperti usaha pabrikan, perkebunan, perminyakan, yang tidak ada yang di PHK. Tetapi mereka memakai sif, dengan menggilir pegawai masuk. Dan mereka juta mengikuti protokol kesehatan, untuk menjaga keamanan karyawannya. Berbeda dengan usaha jasa lainnya memang banyak yang terkena PHK dan dirumahkan,” kata Jonli.

Untuk diketahui, selama masa pandemi covid-19, di Provinsi Riau, dari laporan yang diterima Disnaker terdapat sebanyak 500 karyawan yang di PHK, sedangkan yang dirumahkan sebanyak 6.000 karyawan yang datanya masuk ke Disnakertrans Riau. MCR/JI

Video

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Gubernur Corner (14 November 2020)

Berita Terkait

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB

Pertama di Riau, Rokok Ilegal Jadi Pupuk

Rabu, 18 November 2020 | 15:09:02 WIB