Ahad, 27 Ramadhan 1447 H | 15 Maret 2026

DUMAI - Persediaan beras cadangan pemerintah yang tersimpan di gudang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Dumai dinyatakan dalam kondisi cukup hingga untuk kebutuhan 6 bulan kedepan.

Kepala Bulog Dumai Tommi Despalingga mengatakan, stok beras saat ini sebanyak 9 ribu ton dan diyakininya akan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat dan dalam bulan puasa mendatang.

"Stok beras pemerintah aman dan tidak ada masalah hingga 6 bulan kedepan," katanya, Selasa (3/6).

Selain cadangan yang tersimpan di gudang, Bulog juga memperkuat stok beras dengan menambah persediaan sebanyak 5.000 ton dari Jawa Timur melalui jalur laut.

Menurutnya, saat ini kapal bermuatan beras yang akan memperkuat ketahanan pangan masyarakat tersebut tengah proses bongkar muat di Pelabuhan Pelindo Dumai.

"Beras dari Jawa Timur ini akan memperkuat stok cadangan beras pemerintah, dan segera akan dibongkar untuk selanjutnya disimpan di gudang Bulog," jelasnya.

Menghadapi bulan puasa, dia mengakui tidak ada melakukan persiapan khusus, melainkan hanya memantau perkembangan harga beras di pasaran.

"Meski sejauh ini harga sudah mulai naik, namun masih dianggap normal. Jika tidak terkendali lagi, maka kita akan menggelar operasi pasar sebagai upaya pengendalian," jelasnya.

Bulog Dumai sejak Januari hingga Mei 2014 lalu telah menerima pemasukan beras lokal cadangan pemerintah dari berbagai daerah sebanyak mencapai 20 ribuan ton untuk pendistribusian ke masyarakat. (MC Riau/ar)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Pemprov Riau Salurkan Bantuan untuk Warga Bukit Kapur

Kamis, 26 Februari 2026 | 20:43:33 WIB

90 PMI Bermasalah Kembali Dideportasi dari Malaysia

Ahad, 26 Oktober 2025 | 12:56:55 WIB