Ahad, 14 Rabiul Akhir 1442 H | 29 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU--Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Selasa (7/7/2020) kemarin. Terkait akan mengadakan pertemuan dengan pihak Kimia Farma dan Angkasa Pura II di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Ternyata dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Mimi Yuliani Nazir mengakui, ia mendapat laporan bahwa ada oknum mengatasnamakan dirinya. Kemudian meminta pimpinan Kimia Farma agar berbicara dengan pimpinan Kadiskes.

Informasi namanya dicatut, sebut Mimi, didapat dari temannya. Setelah Kadiskes mengeluarkan pernyataan di media, dalam konfrens kemarin. Dimana, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pihak Kimia Farma.

Sebelumnya, Mimi ingin bertemu pihak Angkasa Pura II dan pihak Kimia Farma. Terkait rapid tes bagi penumpang yang ingin berangkat, di tes pihak Kimia Farma.

Mimi beralasan, ingin bertemu pihak Kimia Farma. Karena tidak adanya kesepatakan antara tim Gugus Pemerintah Provinsi, bahwa Kimia Farma lah yang melakukan rapid tes bagi setiap penumpang yang ingin berangkat melalui Bandara SSK II.

''Ternyata antara pihak Kimia Farma dan Angkasa Pura pusat ada kesepakatan. Maka, kita minta untuk setiap rapid tes, harus melalui pihak-pihak yang telah ditunjuk pemerintah Kota Pekanbaru,'' ungkap Mimi.

Menurut, informasi yang diterimanya. Awalnya, ada seseorang mendatangi kantor Kimia Farma di Angkasa Pura dan meminta nomor pimpinan nya.

''Infonya, saat meminta nomor pimpinan Kimia Farma. Orang tersebut beralasan, pimpinan Kadiskes (saya,red) yakni Gubri ingin ngomong dengan pimpinan Kimia Farma,'' terang Mimi.

Permintaan oknum tersebut kata Mimi, disampaikan menggunakan aplikasi WhattApps. Dia juga menggunakan foto Dp, saat Kadiskes melakukan konfrensi pers di posko Gugus Tugas Provinsi Riau.
 
Ditanya, apakah ia akan membuat laporan ke Kepolisian terkait pencatutan namanya. Mimi mengungkapkan, ia terlebih dahulu akan meminta petunjuk kepada Gubernur Riau.

''Untuk menempuh langkah hukum, saya minta petunjuk Pak Gubri dulu,'' kata Kadis.

Sementara itu, terkait rencana tim Gugus Provinsi Riau bertemu dengan pihak Angkasa Pura II dan Kimia Farma. Pihaknya telah melakukan pertemuan, Rabu (8/7/2020) ini.

''Tadi kita sudah bertemu pihak Angkasa Pura dan Kimia Farma. Setelah selesai saya langsung ke posko,'' terang Mimi.

Maka, Kadiskes Riau berharap. Jika ada pihak yang mengatasnamakan dirinya, terkait apapun soal penanganan Covid-19, jangan dipercaya.

''Dengan munculnya oknum ini, saya menghimbau. Jangan percaya apapun pihak mengatasnamakan saya, meminta tolong atau apapun itu,'' tegas Mimi.

Selain kasus Kimia Farma ini, Kadiskes berujar. Bahwa sebelumnya ada juga pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, pernah mengatasnamakan dirinya, dalam permasalahan lain.(MCR/HB)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB

Wagubri Serahkan PGRI Award untuk Guru Guru Berprestasi 

Kamis, 26 November 2020 | 13:48:34 WIB

Gubri: Pemprov Riau Akan Mempercepat Proses Tender Proyek

Rabu, 25 November 2020 | 13:22:57 WIB

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB