Sabtu, 26 Jumadil Akhir 1443 H | 29 Januari 2022
Pemprov Riau Sudah Cairkan Sebagian Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU - Insentif tenaga kesehatan penanganan Covid-19 dibeberapa rumah sakit rujukan Covid-19 sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau telah dicairkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.  

Kepala Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk rumah sakit yang mengajukan ke provinsi sudah ada yang cair yakni tenaga medis Rumah Sakit (RS) Tentara sudah, RS Bina Kasih, Paramedis PTT yang diperbantukan di RS Madani, RS Petala Bumi dan Balai Diklat BPSDM Riau. 

"Kemudian petugas disinfektan, dan akan menyusul rumah sakit rujukan lain yang berdasarkan SK gubernur, yang saat ini dalam proses verifikasi. Insya Allah jika tidak ada halangan sudah cair," kata Mimi Nazir, Kamis (9/7/2020).

Ditanya berapa insentif yang diterima tenaga medis, Mimi Nazir mengatakan, insentif yang diberikan berbeda-beda. Namun pemberina insemtif mengacu kepada nasional.  

"Patokan pemberian insentif mengacu ke nasional, maksimal Rp15 juta untuk dokter spesialis, Rp10 juta untuk dokter umum, Rp7,5 juta untuk perawat/bidan, dan tenaga medis lainnya Rp5 juta. 
Sednagkan supir ambulanc, petugas pemusaran, cleaning servis, security karena tidak tercover di APBN bisa diajukan ke provinsi, dan insentif tergangung jam kerja dan shif," jelasnya.

Lebih lanjut Mimi Nazir menjelaskan, insentif tenaga kesehatan ada juga yang diajukan APBN. Misalnya RS Ibnu Sina mengajukan ke APBN. 

"Kemudian RS PMC dan RS Eka Hospital ada yang di APBN dan APBD, seperti dokter diajukan ke APBN dan tenaga non medis dari APBD provinsi. Jadi tidak ada yang double, karena pengajuan insentif tidak boleh duplikasi," jelasnya.  

Mimi menegaskan, pencairan insentif harus melalui persyaratan, dan sepanjang tidak memenuhi persyaratan pihaknya tidak bisa cairkan insentif. 

"Persyaratannya seperti SK Direktur RS, surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak, surat pernyataan tidak duplikasi pengajuan, dan tanggung jawab penerima. Dan sebelum diajukan ke provinsi harus diverifikasi oleh rumah sakit, setelah itu kita lakukan verifikasi, ketika semua sudah memenuhi syarat baru dicairkan," tandasnya. MCR/amn

Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Peran PPJB Sangat Penting Dalam Menunjang Pembangunan

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:48:47 WIB

Gubernur Riau Ajak Guru Untuk Ikuti Vaksinasi Booster

Kamis, 27 Januari 2022 | 15:50:37 WIB

Gubernur Riau Luncurkan Film dan Buklet Lentera Harapan

Kamis, 27 Januari 2022 | 15:00:51 WIB

Silaturahmi Dengan Pendeta, Gubri: Mari Saling Membantu

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:36:46 WIB