Senin, 19 Rabiul Awwal 1443 H | 25 Oktober 2021
Asisten Deputi (Asdep) Tanggap Cepat Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Iwan Eka Septiawan

PEKANBARU - Asisten Deputi (Asdep) Tanggap Cepat Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Iwan Eka Septiawan memaparkan peran Kemenko PMK dalam menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Disampaikannya saat Rapat Koordinator (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi Riau terkait sinergitas dalam peningkatan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, yang telah berlangsung di Hotel Pangeran, Kamis (09/07/2020).

Dijelaskan Iwan Eka bahwa Karhutla merupakan bencana hidrometeorologi yang rutin terjadi setiap tahun dan di Pulau Sumatera untuk daerah yang rawan terjadi karhutla ada 4 daerah diantaranya Aceh, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel).

"Namun saat ini sudah 3 provinsi yang telah menetapkan siaga darurat Karhutla 2020 yaitu Provinsi Riau sejak 11 Februari hingga 31 Oktober 2020, Provinsi Sumsel sejak 20 Mei hingga 31 Oktober 2020 dan terakhir Jambi 29 Juni  hingga 29 September 2020," ujarnya.

Dilanjutkan Iwan Eka, Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian (KSP) kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana Kemenko PMK terdiri dari 3 bagian yaitu pertama, prabencana /normal dengan menyiapkan kesiapsiagaan dan rambu - rambu bencana.

Kedua, tanggap darurat dengan mengaktivasi sistem tanggap darurat seperti menentukan status keadaan darurat, mengkaji secara cepat dan tepat pada lokasi karhutla, melakukan penyelamatan dan evakuasi serta melindungi kelompok yang rentan.

"Kemudian yang terakhir pasca bencana yaitu melakukan pemulihan dan penguatan korban bencana alam dengan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi," pungkasnya. 

Iwan Eka menuturkan hal penting peningkatan kesiapsiagaan bencana Karhutla diantaranya mewaspadai bahwa 95 persen karhutla disebabkan oleh ulah manusia, serta meningkatkan pengawasan dengan melakukan patroli.

"Selanjutnya melakukan pemantauan hotspot atau titik api, tata kelola gambut serta antisipasi cepat siaga darurat," tutupnya. (MCR/DW)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Evaluasi APBD P 2021 Pemprov Riau Masih di Kemendagri

Ahad, 24 Oktober 2021 | 14:03:16 WIB

Realisasi Dana Desa di Riau Capai Rp974,04 Miliar

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:40:58 WIB

244 Pelamar PPPK Pemprov Riau Ikuti Seleksi Kompetensi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:54:08 WIB

Seleksi Kompetensi PPPK Pemprov Riau Dimulai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:35:07 WIB

Gubernur Riau Siap Dorong Pembangunan Desa Wisata

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:04:39 WIB

10 Kabupaten di Riau PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:18:34 WIB