Kamis, 8 Zulqaidah 1442 H | 17 Juni 2021

JAKARTA - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan dua strategi yang sedang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam meningkatkan perekonomian di Provinsi Riau.

Ia menyebutkan, dua strategi tersebut berdasarkan hasil diskusi dari Pemprov Riau bersama pihak Bank Indonesia (BI) perwakilan Riau dan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau.

"Melihat kondisi perekonomian Riau, ada dua rekomendasi yang disarankan oleh BI Riau dan BPS Riau," katanya saat menggelar pertemuan dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI,di Gedung DPR RI, Kamis (09/07/2020).

Dijelaskan Syamsuar, untuk rekomendasi pertama, Pemprov Riau diharapkan untuk mengembangkan sumber ekonomi baru misalnya pariwisata. Untuk strategi kedua, Riau diminta untuk mengoptimalkan sektor unggulan dengan optimalisasi kebijakan hilirisasi, terutama hilirisasi industri kelapa sawit karena tingginya sektor sawit di Riau.

"Dan besar masyarakat Riau juga bekerja di sektor kelapa sawit," ucapnya.

Ia menuturkan, dua strategi tersebut telah  ditempuh Pemprov Riau untuk meningkatkan perekonomian di Riau, dengan memberikan kemudahan izin usaha dan lainnya. Namun, sebutnya, hal yang paling penting dalam menunjang strategi tersebut adalah  peningkatan infrastruktur dan di Riau sendiri masih banyak infrastruktur yang perlu disempurnakan

"Infraskuturlah yang mesti banyak perlu kami sempurnakan," kata Datuk Seri Setia Amanah ini. (MCR/IP)

Video

Gubernur Riau Terima Bantuan Untuk PON XX Papua 2021

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Launching Penerapan Belanja Langsung Pemerintah Provinsi Riau

Berita Terkait

Gubri Gelar Pertemuan Dengan Kepala OJK Riau

Kamis, 17 Juni 2021 | 00:02:28 WIB