Selasa, 11 Rabiul Awwal 1442 H | 27 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Tim Kukerta Universitas Riau (Unri) yang tergabung dalam tim relawan Covid-19 Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singin (Kuansing), Riau, memproduksi sendiri handsanitizer alami dan handwash untuk dibagikan kepada masyarakat di kecamatan tersebut.

Salahsatu perwakilan mahasiswa, Tri Padila Rahma mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Tim Kukerta Unri kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19. Selain itu,  adapun tujuan pembuatan handsanitizer ini adalah untuk mengatasi permasalahan mahalnya harga handsanitizer sehingga menyulitkan masyarakat untuk memperolehnya.

"Kami membuat handsanitizer alami dari ekstrak daun sirih dan perasan jeruk nipis. Bahan-bahan alami ini dipilih karena mudah didapat dan rendah dari segi ekonomis. Selain itu, daun sirih dipilih karena mengandung zat alami berupa flavonoid yang bersifat antibakteri serta mampu menghambat pertumbuhan virus. Kemudian ditambahkan jeruk nipis sebagai pengawet untuk menambah daya tahan dari handsanitizer yang digunakan," kata Tri Padila Rahma kepada mediacenter.riau.go.id di Pekanbaru, Sabtu (11/7/2020).

Selain membuat handsanitizer, tim relawan ini juga memproduksi handwash sebagai pelengkap tempat cuci tangan yang nantinya juga akan diproduksi dan dibagikan secara gratis. Sebelumnya, pembagian handsanitizer juga telah dilakukan pada tanggal 22 Juni 2020.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Kukerta Unri di Kecamatan Pangean, Elpon menambahkan, bahwa pembagian handsanitizer dan handwash secara gratis ini dilakukan sebagai dedikasi mereka untuk masyarakat Pangean, khususnya dalam rangka mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

"Dengan telah tersedianya handsanitizer dan handwash ini, kami berharap masyarakat tergerak untuk rutin mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan berbagai aktivitas," kata Elpon.

Sebagai tambahan informasi, Tim Kukerta Unri di Kecamatan Pangean ini terdiri dari sepuluh mahasiswa, yakni Elpon (Pendidikan Biologi), Tri Padila Rahmasari (Pendidikan Kimia), Afriyadi Yumahendra (Teknik Kimia), Hendra Yanis (Administrasi Negara), Miftahul Jannah (Ilmu Hukum), Rise Yohana (Akuntansi), Putri Na’im (Ilmu Hukum), Anisa Sri Ariyani (Bimbingan Konseling), Rista Nurpiani (PGSD), dan Widya Wulandari (Teknik Kimia). (Mcr/pr)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:24:04 WIB

Lagi Bekerja di PETI, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir

Senin, 28 September 2020 | 12:01:33 WIB

RSUD Teluk Kuantan Masih Rawat 5 Pasien Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:11:57 WIB

Seorang Warga di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:20:31 WIB

Satu Keluarga di Kuansing  Positif Covid-19 

Jumat, 03 Juli 2020 | 19:35:00 WIB

Hasil Rapid Test Sekdakab Kuansing Nonreaktif

Jumat, 03 Juli 2020 | 18:41:38 WIB

Pemprov Fasilitasi IKKS Terkait Konflik Siberakun

Rabu, 24 Juni 2020 | 15:55:49 WIB