Kamis, 11 Rabiul Akhir 1442 H | 26 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 masih terjadi di Kota Pekanbaru. Hari ini, Sabtu (18/7/2020) ada penambahan dua kasus baru.

"Pasien dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala atau istilah barunya adalah kasus konfirmasi asimtomatik," kata Jubir Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, dr Mulyadi.

Pasien positif itu adalah wanita berinisial DN (46), warga Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan. Pasien masuk rumah sakit pada 13 Juli lalu. Pasien tidak memiliki keluhan.

Pasien saat itu mengikuti rapid test massal di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru dan hasilnya reaktif Covid-19. "Pasien DN tidak ada keluhan apapun, tidak ada riwayat perjalanan, tidak ada penyakit komorbid, dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 pun disangkalnya," jelasnya.

Usai mengikuti rapid test, pasien DN menjalani swab. Ternyata hasilnya positif Corona. "Kemudian pasien melakukan pemeriksaan swab dan hasilnya keluar hari ini dengan positif Covid-19," jelasnya.

Pasien selanjutnya pria berinisial ARM (16), warga Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pasien melakukan swab mandiri di Poly Pinere RSUD Arifin Achmad pada 16 Juli lalu, dan hari ini hasilnya keluar dengan positif Covid-19.

Mulyadi menyebut, pasien merupakan calon pekerja dari perusahaan swasta yang ada di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Sebagai syarat bekerja di perusahaan tersebut, pekerja harus melakukan screening melalui rapid atau swab test sebelum masuk.

"Dari hasil swab yang dilakukan pasien, hari ini hasilnya diumumkan dan didapatkan hasil positif Covid-19," ungkapnya.

Lanjutnya, adanya penambahan dua kasus, total kasus positif Covid-19 di Pekanbaru berjumlah 95 pasien. Sebanyak tujuh pasien masih dirawat, 82 pasien dinyatakan sembuh dan enam pasien meninggal dunia.

Selain kasus positif, Ia juga menyampaikan data kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pantauan (ODP). Saat ini PDP bertambah 5 orang dan 1 orang meninggal dunia.

"Total PDP berjumlah 901 pasien, dengan rincian 15 pasien masih dirawat, 808 pasien dinyatakan sembuh, dan 78 pasien meninggal dunia. Satu PDP meninggal itu ialah P (60) wanita, warga Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan," jelasnya.

Pasien masuk rumah sakit pada 16 Juli dengan penurunan kesadaran, sesak nafas, penyakit komorbid hypertensi, DM dan Hypocalcemia. "Terhadap pasien sudah dilakukan pemeriksaan swab dan meninggal pada 17 Juli 2020," ujarnya.

Selanjutnya, Ia menyebutkan data ODP hingga saat ini berjumlah 6.663 orang. Sebanyak 78 orang masih dalam pemantauan dan 6.585 orang dinyatakan selesai pemantauan.(MC Riau/yan)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

Gubri: Pemprov Riau Akan Mempercepat Proses Tender Proyek

Rabu, 25 November 2020 | 13:22:57 WIB

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB