Ahad, 20 Zulhijjah 1441 H | 09 Agustus 2020

Info

Gubernur Riau H Syamsuar (tengah), pada Jumat siang (24/7/2020) ketika memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di desa Muara dua Kabupaten Bengkalis Riau (foto MCR).

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga desa dan kampung bebas dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Hal itu disampaikan Gubri karena berdasarkan perkiraan cuaca BMKG kemungkinan kemarau masih ada di wilayah Provinsi Riau. 

"Yang perlu perhatian kita bersama sampai akhir Oktober kemungkinan kemarau itu masih ada di Riau," kata Gubri dihadapan ratusan masyarakat Desa Muara Dua saat tanam perdana kelapa sawit program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Jumat (24/7/2020). 

Sebab menurutnya, tidak bisa bayangkan jika tahun ini Riau masih dilanda kabut asap seperti tahun lalu. 

"Pasti hajab kita. Tahun lalu ada Karhutla hebat, asap ada dimana-mana. Asap ini yang dihantamnya adalah paru-paru. Kemudian virus Corona yang dihantam paru-paru. Saya tidak bisa bayang jika keduanya menghantam kita semua, saya rasa tak sanggup badan kita menahannya," ungkapnya.  

Karena itu, Gubri mengajak masyarakat untuk menjaga lahan dan hutan agar tidak terjadi kebakaran. 

"Saya yakin masyarakat ada kepedulian terhadap persoalan Karhutla. Karena untuk mengatasi Karhutla tidak bisa dilakukan Gubernur, Danrem, Kapolda, Kapolres dan Dandim. Tapi kita semua yang dapat menjaga desa dan kampung bebas asap," tutupnya. MCR/amn

Video

Rapat Pembahasan Perbatasan Bengkalis (Indonesia) Dengan Malaysia

Ucapan Dan Harapan Masyarakat Provinsi Riau Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau Ke-63

Gubernur Corner (1 Agustus 2020)

Berita Terkait