Ahad, 20 Zulhijjah 1441 H | 09 Agustus 2020

Info

PEKANBARU - Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi mengatakan bahwa sebesar 25 miliar dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau telah dianggarkan untuk melakukan penguatan pemulihan ekonomi terdampak Covid-19.

Hal itu disampaikannnya saat melakukan Video Conference (Vidcon) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM se Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (30/7/20).

Jelas Abdi, sebagai bentuk pemulihan ekonomi, Dinas Peridustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Riau telah bekerja sama dengan Perwakilan Badan Pengawasaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau, bahwa ada anggaran kegiatan berupa bantuan keuanga dana produktif yang akan diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

Kata Abdi itu diluncurkan sebagai bentuk mensukseskan rencana pemerintah pusat untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional.

"Ini tentu harus kita dukung dan sukseskan," katanya.

Sambung Asisten III itu, untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui dana APBD juga telah menganggarkan sebesar 25 miliar untuk penguatan pemulihan ekonomi terdampak Covid-19.

Untuk itu, ia berharap agar masing-masing Dinas Perindagkop UMKM, tim ekonomi atau satuan tugas didaerah yang telah diberi kepercayaan untuk pemulihan ekonomi supaya bisa memastikan dana yang akan diberikan sampai kepada yang berhak menerima dan dengan cara yang benar sesuai dengan aturannya.

"Semoga bantuan dana produktif tersebut bisa dipergunakan dengan baik sehingga bisa bermanfaat bagi pemulihan ekonomi," harapnya. (MCR/NV)

Video

Rapat Pembahasan Perbatasan Bengkalis (Indonesia) Dengan Malaysia

Ucapan Dan Harapan Masyarakat Provinsi Riau Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau Ke-63

Gubernur Corner (1 Agustus 2020)

Berita Terkait