Kamis, 21 Rajab 1442 H | 04 Maret 2021

PEKANBARU --- Meski memiliki wilayah pesisir yang cukup luas, Riau dianggap bukan daerah yang cocok untuk pengembangan budidaya lobster. Sebab hampir 95% lebih perairan Riau bukan tempat tumbuhnya batu karang.

“Kalau lobster itu hidupnya di tempat (perairan) yang tumbuh subur batu karangnya. Makanya Riau ini tidak cocok untuk budidaya lobster,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau Herman Mahmud, Senin, (03/08/2020)

Herman menjelaskan pantai-pantai di Riau didominasi oleh lumpur dalam, sehingga sangat tidak memungkinkan menjadi habitat lobster-lobster untuk bisa tumbuh baik, walaupun sari sisi ekonomi, komoditi ini mempunyai nilai yang tinggi.

Dia mengakui beberapa lobster yang masuk ke daerah-daedah di Riau selama ini diduga terindikasi dari hasil seludupkan. “Karena memang kita tak punya budidaya lobster,” sambungnya.

Di Riau, sebut Herman, komoditi yang mampu hidup baik dengan kondisi pantai tersebut adalah udang paname. Namun sejauh ini pengelolaan budidayanya diakui masih rendah. Hal ini disebabkan keterbatasan modal yang menjadi kendala utama oleh petani keramba. (MCR/fdl)

Video

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Berita Terkait

Berikut Angka Realisasi Vaksinasi Tahap II di Riau

Rabu, 03 Maret 2021 | 19:04:17 WIB

LAM Riau Gelar Haul Tenas Effendy VI

Rabu, 03 Maret 2021 | 11:01:44 WIB

Potret Prosesi Pemakaman Prajurit TNI Gugur di Poso

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:26:27 WIB

Prajurit TNI Gugur di Poso Dimakamkan di Pekanbaru

Selasa, 02 Maret 2021 | 17:57:03 WIB