Jumat, 22 Rajab 1442 H | 05 Maret 2021
Gubri Ungkap Peran Penting Vegetasi Mangrove bagi Lingkungan

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak masyarakat di "Bumi Lancang Kuning" khususnya yang ada di wilayah pesisir agar dapat terus peduli terhadap lingkungan dan kelangsungan ekosistem mangrove yang kini dihadapkan oleh berbagai ancaman. 

Hal tersebut disampaikan Gubri saat menghadiri kegiatan penanaman 2.020 batang pohon mangrove di Bandar Bakau Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai pada Senin (3/8/2020) dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 sampena peringatan hari mangrove se-dunia.

Dikatakan Gubri, hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling produktif untuk menyerap karbon dibanding populasi tumbuhan lainnya. 

Dia menerangkan, tipologi perakarannya, menjadikan vegetasi mangrove mampu menjadi benteng pertahanan dari ancaman abrasi pantai interusi air laut, sehingga berperan penting untuk keberlanjutan kehidupan ekosistem di darat.

Selain itu, hutan mangrove menjadi daerah perlindungan dan perkembangan bagi biota laut dan menjadi habitat berbagai jenis satwa.

"Saat ini tekanan dan eksploitasi terhadap ekosistem mangrove disebabkan karena konversi hutan mangrove menjadi tambak udang, perluasan perkebunan kelapa sawit, pembangunan infrastruktur, termasuk pembalakan liar," kata Gubri.

Ungkapnya lagi, kerusakan makro itu, kemudian mengakibatkan abrasi semakin meningkat, terutama di wilayah pesisir. Baik abrasi pantai maupun sungai.

"Khusus di daerah pulau terluar saja, abrasi pantai sepanjang 167 Km," ujar Gubri. 

Kendati demikian, Gubri menyebut saat ini pemerintah pusat dan daerah terus berupaya untuk melakukan pemulihan wilayah-wilayah pesisir yang mengalami abrasi dan mengembalikan fungsi ekosistem di Provinsi Riau.

Salah satunya, yakni dengan mewujudkan restorasi ekosistem mangrove secara terpadu dan berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, pegiat lingkungan, hingga menggandeng badan usaha. Dimana, dalam hal ini pemerintah menargetkan rehabilitasi hutan mangrove dengan luasan 1000 hektar setiap tahun.

"Bagaimanapun tentunya menjadi  ini langkah-langkah kita bersama untuk menangani kerusakan mangrove yang berdampak terhadap berkurangnya luasan pulau-pulau kita di pesisir, khususnya yang berhadapan  dengan negara Malaysia," terang Gubri. (MCR/ger)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB