Selasa, 5 Safar 1442 H | 22 September 2020

Info

PEKANBARU-Pemprov Riau kembali memenangkan gugatan Perdata yang diajukan CV Putra Mahkota, kontraktor Dinas PUPR di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (5/8/20).

"Menolak gugatan penggugat secara keseluruhan,"kata majelis hakim yang dipimpin Saut Maruli Tua Pasaribu SH didampingi dua hakim Anggota Estiono SH MH dan Mangapul SH MH.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai penggugat tidak menunjukkan dalil-dalil gugatannya di persidangan. Sementara pihak tergugat (Pemprov Riau) bisa menunjukkan dalil eksepsinya.

Terpisah, Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau Hj Ely Wardhani SH MH mengatakan pihaknya merasa bersyukur dengan ditolaknya gugatan pemohon itu. Menurutnya, majelis hakim telah memutuskan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Alhamdulillah, hakim sudah memutuskan dengan adil sesuai fakta persidangan. Kita tunggu pernyataan banding atau tidaknya dari penggugat,"jelas Ely, didampingi Kabag Bantuan Hukum Yan Dharmadi SH MH.

Dikatakan Ely, apabila penggugat akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, pihaknya siap menghadapinya."Kita akan siapkan kontra memori bandingnya,"tegas Ely.

Gugatan dari CV Putra Mahkota itu berawal ketika perusahaan ini mengklaim telah melakukan 13 item kegiatan di Dinas PUPR Riau. Namun oleh PUPR Riau hanya membayar untuk 11 item kegiatan saja.

Lalu, kontraktor menggugat perdata ganti rugi pembayaran sisa kegiatan itu ke PN Pekanbaru sebesar Rp1,2 miliar. Rinciannya, ganti rugi materil Rp500 juta dan immateril Rp700 juta.

Pihak PUPR Riau tidak mau membayar 2 kegiatan lainnya itu, karena tidak tercantum dalam kontrak kerja atau diluar kontrak. Berdasarkan dokumen yang ada, hanya 11 item yang dikerjakan oleh penggugat. (MCR /NOR). 

Video

Gubernur Corner (19 September 2020)

Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda Riau Dan Wali Kota Pekanbaru Membahas Tentang PSBM

Konferensi Pers Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru Terkait Pelaksanaan PSBM di Kota Pekanbaru

Berita Terkait