Selasa, 19 Rajab 1442 H | 02 Maret 2021
BBKSDA Riau Kerahkan Gajah Jinak Menggiring Gajah Liar di Kebun Sawit Warga

PEKANBARU - Kawanan gajah liar masuk ke wilayah perkebunan milik warga Pengkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan Kamis (06/8) kemarin. Akibatnya satwa berbadan tambun itu, tanaman sawit milik warga rusak.

Kepala Bidang I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Andre Hansen Siregar mengaku belum tau persis jumlah gajah liar yang merusak kebun milik masyarakat di daerah tersebut. 

"Kita perkirakan berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo dan sudah kita halau, kini kawanan gajah liar itu telah bergerak ke arah hutan tanaman industri (HTI) milik sebuah perusahaan," terangnya, Jumat (07/08).

Ia menjelaskan kebun warga yang rusak tidak sampai puluhan hektare sebagaimana informasi yang beredar. Dia menyebut gajah hanya memakan sawit yang sudah tinggi. 

"Kalau ada kebun sawit dirusak itu memang benar tapi gak sampai puluhan hektare," tambahnya.

Dalam menghalau dan menggiring gajah liar itu petugas BBKSDA Riau mengerahkan Gajah jinak dari Flying Squad TNTN. Hal ini dilakukan lantaran kebun masyarakat tersebut berdekatan dengan Flying Squad TNTN itu.

Ia menjelaskan, memang konflik gajah liar dan warga, hampir setiap tahun terjadi. Lantaran, dulu kebun masyarakat ini adalah hutan dan menjadi perlintasan satwa berbadan bongsor itu.

"Lokasi kebun ini masih satu hamparan dengan TNTN sehingga setiap tahun pasti muncul gajah di sana. Biasanya, gajah tidak lama di lokasi karena menuju ke lokasi lain yang masih satu jalur dengan perlintasannya," ujarnya. 

Andre juga mengimbau agar masyarakat tidak memasang jerat yang membahayakan satwa liar di lokasi. " Kita berharap jika terdapat satwa liar masuk ke perkebunan milik warga, warga segera menginformasikan kepada kita. Sehingga kita bisa lakukan penanganan," tandasnya. (MCR/ASN). 

Video

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2021

Berita Terkait

1.543 Nakes Pelalawan Terima Dosis Pertama Vaksin Corona

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:16:24 WIB

1.181 Tenaga Kesehatan di Pelalawan Telah Divaksin Covid-19

Jumat, 19 Februari 2021 | 09:39:19 WIB

Pekan Depan Pelalawan Tetapkan Status Siaga Karhutla

Selasa, 16 Februari 2021 | 19:28:56 WIB

Total 1.002 Nakes di Pelalawan Telah Divaksin

Sabtu, 13 Februari 2021 | 18:51:03 WIB

Belajar Tatap Muka di Pelalawan Berjalan Aman dan Lancar

Rabu, 10 Februari 2021 | 21:01:51 WIB

915 Nakes di Pelalawan Telah Divaksin

Rabu, 10 Februari 2021 | 20:18:55 WIB

29 Pasien OTG Covid-19 di Pelalawan Jalani Isolasi di Hotel

Senin, 07 Desember 2020 | 21:52:46 WIB

Status Pelalawan Sudah Tidak Zona Merah

Sabtu, 14 November 2020 | 12:58:05 WIB