Jumat, 14 Rabiul Awwal 1442 H | 30 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan kembali melanjutkan penertiban perkebunan ilegal di kabupaten/kota se-Riau. 

Dalam penertiban perkebunan diluar kawasan dan HGU itu, Pemprov Riau akan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Riau. 

"Untuk perkebunan ilegal akan kita tindaklanjuti bersama. Karena kita ingin mengajak KLHK terlibat dalam penyelesaian masalah ini," kata Gubri, Senin (10/6/2020). 

Dalam penertiban perkebunan ilegal tersebut, Pemprov Riau tidak hanya melinatkan Gakkum KLHK dan beberapa direktorat jenderal kementerian terkait. 

"Tidak persoalan perkebunan ilegal ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah provinsi Riau, tapi perlu dukungan pemerintah pusat," ujarnya. 

Untuk diketahui, tahun 2019 Tim Satgas Terpadu Penertiban Penggunaan Kawasan Hutan/Lahan Secara Ilegal Riau telah menyisir 32 perusahaan di sembilan kabupaten se-Riau. 

Hasilnya dari 80.855,56 hektare lahan yang diukur tim satgas, terdapat 58.350,62 hektare lahan berada di kawasan hutan (ilegal). Sedangkan sisanya 22.534,62 hektar lahan di luar kawasan hutan atau Area Penggunaan Lain (APL). MCR/amn

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Gubri Serahkan Dana Zakat Baznas Riau Tahun 2020

Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:05:11 WIB

Kelas Kominfo Hadir Riau, Begini Penjelasannya

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:51:48 WIB

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Capai 10.534 orang

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:35:59 WIB

1.912 Spesimen Swab Telah Diperiksa Hari Ini

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:28:20 WIB

Gubri Telah Tetapkan UMP Riau 2021

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:18:33 WIB

Gubri Ikuti Hari Sumpah Pemuda ke-92 Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:20:17 WIB

Libur Panjang Telah Tiba, Yuk Patuhi Protokol Kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:44:18 WIB