Senin, 10 Rabiul Awwal 1442 H | 26 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap pemberian sanksi terhadap warga yang tidak patuh menggunakan masker tak hanya berlaku di Kota Pekanbaru, tapi juga dapat diterapkan oleh semua kabupaten/kota yang ada di wilayah setempat. 

Hal tersebut, disampaikan Gubri saat ditemui usai menggelar rapat di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Jalan Sudirman, Pekanbaru pada Senin (10/8/2020) sore.

"Ini (pemberian sanksi) merupakan salah satu langkah yang dilaksanakan menindaklanjuti Instruksi Presiden (Joko Widodo). Harapan kami, ini juga berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau," kata Gubri.

Gubri berharap, dengan adanya tindakan tegas yang diberikan, masyarakat di wilayah setempat dapat lebih patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya untuk memakai masker guna mencegah terjadinya penularan covid-19.

"Harapan saya dalam dua minggu ini orang semua pakai masker,"ujarnya.

Seperti diketahui, sejak Senin (10/8/2020)  Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menggelar razia dan melakukan penindakan terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Di mana, dalam razia masker tersebut, bila ada warga yang kedapatan tidak memakai masker maka akan langsung ditindak dengan membayar denda sebesar Rp250 ribu, atau diberi sanksi untuk melakukan pekerjaan sosial. (MCR/ger)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

342 Suspek di Riau Selesai Isolasi Hari Ini

Senin, 26 Oktober 2020 | 21:13:55 WIB

Wagubri Terima Audiensi DPD Projo Riau

Senin, 26 Oktober 2020 | 17:25:50 WIB

Pengelola Objek Wisata Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:45:03 WIB