Senin, 10 Rabiul Awwal 1442 H | 26 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Sekwan DPRD Riau, Muflihun

PEKANBARU - Sekretaris DPRD Riau, Muflihun meminta maaf atas adanya tokoh-tokoh masyarakat Riau yang tidak terundang salam paripurna HUT ke-63 Provinsi Riau, Ahad (9/8/2020).

Untuk diketahui memang pada Sidang Paripurna DPRD Riau dalam rangka HUT ke-63 Provinsi Riau, di tengah kondisi pandemi Covid-19, panitia hanya menyebar sebanyak 300 undangan untuk langsung hadir di DPRD. Jumlah tersebut jauh berkurang dari tahun-tahun biasanya yang mencapai 1.100 undangan. Namun, sisanya adalah undangan untuk mengikuti secara virtual.

Muflihun mengatakan, bahwa ada dua jenis undangan yang disebar, yakni undangan untuk menghadiri langsung dan undangan untuk menghadiri dengan virtual zoom.

Muflihun mengakui, ada beberapa tokoh masyarakat yang tak terundang dalam paripurna HUT Riau tersebut, diantaranya adalah Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Riau, DR.drh Chaidir, dan Tokoh Masyarakat Azlaini Agus.

Muflihun mengatakan, bahwa pihaknya sebenarnya mengundang kedua tokoh tersebut untuk hadir langsung mengikuti acara di gedung dewan.

"Saya selaku Sekretaris DPRD Riau meminta maaf sebesar-besarnya kepada tokoh masyarakat yang tak terundang dalam paripurna HUT Riau ke 63. Kita menyesali apa yang telah terjadi. Sebenarnya pada saat membuat undangan, semuanya kita masukkan dan undangannya ada," kata Muflihun, Senin (10/8/2020).

Muflihun menjelaskan, kesalahan bukan terjadi pada saat menentukan siapa saja yang terundang. Namun, karena adanya salah seorang staf di Bagian Umum Setwan yang ditugaskan untuk mengantarkan undangan langsung kepada para tokoh masyarakat yang tak mengantarkannya.

"Jadi saya minta maaf atas hal itu. Ini karena adanya staf di Bagian Umum yang mengaku kewalahan karena ditugaskan mengantarkan undangan ke beberapa tokoh. Namun, salahnya staf tersebut tidak koordinasi sama kita, jadi rupanya tak tersampaikan undangannya," cakap pria yang biasa disapa Uun itu lagi.

"Jadi itulah yang membuat akhirnya pak Chaidir sebagai mantan ketua DPRD dan Ketum FKPMR tak terundang, dan juga buk Azlaini Agus juga tak terundang. Kami mohon maaf sepenuh hati," imbuh Uun.

Sementara, Ketua Umum FKPMR, Chaidir membenarkan bahwa memang dirinya tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri paripurna HUT Riau ke 63 tersebut.(MC Riau/yan)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

Peremajaan Pipa Minyak di Riau Ditergetkan Rampung 2021

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:45:50 WIB

20% Penularan Covid-19 di Riau dari OTG

Senin, 26 Oktober 2020 | 10:10:09 WIB

2021, Jargas Rumah Tangga di Perawang Mulai Dibangun

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 19:42:10 WIB

Pemprov Riau akan Permudah Izin Usaha

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:04:52 WIB