Jumat, 14 Rabiul Awwal 1442 H | 30 Oktober 2020

Info

PEKANBARU --- Pemerintah Provinsi Riau dalam waktu dekat tidak mungkin bisa berharap pada Dana Bagi Hasil atau DBH sawit, untuk menopang perekonomian dan pendapatan daerah.

Meski sudah berupaya bersama dengan provinsi lain, mendorong agar daerah penghasil sawit dapat jatah dana bagi hasil, namun hingga kini progres dasar hukumnya belum ada perkembangan signifikan.

Gubernur Riau Syamsuar juga mengakui bahwa Riau tidak mungkin berharap banyak dari DBH sawit dalam waktu dekat ini, baik untuk pemilihan ekonomi daerah, ataupun untuk menjunjang dana perbaikan infrastruktur.

“Belum, belum. Tak bisa (dalam waktu dekat) karena harus ada perubahan dasar Undang-Undang perimbangan keuangan pusat kepada daerah,” ungkapnya, di Pekanbaru, Selasa (11/08/2020).

Syamsuar mengungkapkan, sepanjang Undang-Undang itu tidak diubah, maka harapan Riau dan provinsi lainnya yang berkontribusi besar terhadap sektor perkebunan kelapa sawit  mendapakan pemasukan dari DBH, belum akan terwujud.

“Perlu dorongan dari DPR RI supaya harapan daerah dapat DBH sawit bisa terwujud. Prosesnya masih jalan. Kami sebagai kepala daerah sejauh ini berharap besar kepada DPR agar segera diselesaikan dasar hukumnya,” sambungnya.

Dia menambahkan, hingga kini perekonomian Riau masih ditopang oleh sektor primer berbasis sumber daya alam. Sektor tersebut antara lain, pertanian, perkebunan dan kehutanan, serta sektor pertambangan. Kontribusi Riau terhadap nasional pada sektor-sektor tersebut cukup signifikan.

Dirincikan, bahwa sektor perkebunan yang memang memberikan kontribusi besar masih pada komoditi kelapa sawit, kelapa, karet dan sagu. Sawit misalnya, hingga kini tercatat sekitar 2,8 juta hektare dengan jumlah produksi 9,2 juta ton lebih.

“Kami berani mengklaim bahwa sumbangan produksi dari Riau terbesar se-Indonesia, dan kontribusi Riau terhadap ekspor CPO secara nasional sebesar 40%,” kata ungkapnya. (MCR/fdl)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 12:26:30 WIB

Pekanbaru Bertambah 111 Kasus Positif Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 09:37:46 WIB

Riau Bertambah 247 Kasus Terkonfirmasi dan 299 Sembuh

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:18:59 WIB

Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:38:14 WIB