Rabu, 5 Rabiul Awwal 1442 H | 21 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Gubernur Riau, H Syamsuar.

PEKANBARU - Gubernur Riau, mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, untuk meningkatkan tracing dan tracking, termasuk pemeriksaan swab terhadap masyarakat Kampar, mengingat tingginya kasus positif covid-19 di Kabupaten Kampar, bahkan Kampar masuk dalam zona orange, dari tiga daerah yang terbanyak kasus positif, Pekanbaru dan Siak.

Gubri mengatakan, jangan sampai terjadi ledakan yang cukup tinggi di Kampar, jika terjadi pembiaran terhadap masyarakat yang tidak disiplin terjadap protokol kesehatan. Sejauh ini di Kampar, pemeriksaan swab masih rendah bila dibandingkan daerah lainnya, sehingga kasus penyebaran covid-19 semamin tinggi di Kampar.

“Di daerah Kabupaten Kampar ini masuk dalam zona orange. Kami turun ke Kampar ini untuk ikhtiar bersama agar dapat mengawal dan memutus mata rantai covid-19 di Kampar dan Riau,” ujar Gubri, saat mengadakan pertemuan dengan Pemkab Kampar dan unsur Forkopimda di Kampar, Rabu (19/8).

Gubri menjelaskan, di Kabupaten Kampar terjadi peningkatan kasus positif hingga mencapai 300 persen. Dimana kasus yang awalnya hanya 46 kasus pada bulan Maret hingga Juni. Namun pada bulan Juli hingga Pertengahan Agustus ini meningkat hingga mencapai 114 kasus positif.

“Di Kampar terjadi peningkatan dari Juni ke Juli, dan Juli ke Agustus tertinggi peningkatan hampir 300 persen. Dari 46 ke 114, angka yang tinggi dalam waktu yang sampai satu bulan naiknya 100 persen harus dikendaikan tracing masih kurang. Lebih banyak lebih bagus, Tracing kita masih rendah, kapan-kapan bisa menjadi bom waktu, apalagi kapasitas RS di Kampar sedikit,” tegas Gubri.

“Selanjutnya dari hasil swab di Kampar juga masih 39 persen, ini jauh dari targer swab. Tingkatkan swab yang pertama orangtua, kemudian orang yang selalu bersentuhan dengan masyarakat, termasuk pegawai pemda sendiri. Di Pemprov Riau sudah melaksanakan lebih dari 2.000 orang. Jangan sampai terjadi ledakan yang tak diharapkan karena terjadi penyebaran,” tegas Gubri lagi.

Turut hadir bersama Gubri, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi, Danrem 031 WB, Syech Ismed, Bupati Kampar Catur Sugeng, Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, asisten III Setdparov Riau, Syahrial Abdi. (MCR/JI). 

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau

Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:41:21 WIB

Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:15:51 WIB

Dimanapun Kegiatan Gubri Selalu Ingatkan Protokol Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:02:46 WIB

142 Warga Riau Sembuh, Paling Banyak dari Kampar

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:58:37 WIB

Tiga Kecamatan di Kampar akan Berlakukan PSBM

Rabu, 30 September 2020 | 15:30:42 WIB

311 KK di Salo Kampar Bersyukur Terima Bankeu Pemprov Riau

Senin, 21 September 2020 | 20:03:06 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Kampar Wacanakan PSBK

Senin, 14 September 2020 | 20:58:41 WIB

Warga Kampar Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Selasa, 25 Agustus 2020 | 22:07:16 WIB

Tim Kukerta Abdimas Unri Kembangkan Kuliner Khas Kuok

Selasa, 25 Agustus 2020 | 21:51:34 WIB