Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU -  Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengingatkan kepada pemerintah kabupaten kota untuk melakukan antisipasi terhadap lonjakan kasus positif Covid-19 di Riau. Sebab dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan secara masif, maka bukan tidak mungkin kasus positif Covid-19 akan meledak. 

Gubernur Riau mengungkapkan, saat ini sejumlah daerah di Riau masih minim fasilitas ruang isolasi. Baik untuk pasien tanpa gejala maupun untuk pasien bergejala yang harus di rumah sakit.

"Ini harus kita waspadai, karena bagaimana pun juga fasilitas kesehatan harus tersedia," katanya, Jumat (21/8/2020). 

Gubri Syamsuar mengaku sudah menginstruksikan kepada seluruh managemen rumah sakit di seluruh Riau untuk mempertahankan atau bahkan kalau bisa menambah ruang isolasi khusus bagi pasien positif Covid-19. Terutama adalah 78 rumah sakit yang sebelumnya sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 di Riau.

"Ada 48 rumah sakit rujukan dengan 560 bed (tempat tidur) di ruang isolasi untuk pasien positif Covid-19. Serta ada 1000 bed yang disiapkan di tempat-tempat Diklat itu harus dipertahankan," kata Syamsuar.  

Seperti diketahui, hingga saat ini total kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Riau mencapai 1.096 kasus. Dengan rincian 144 pasien dilakukan isolasi mandiri, kemudian ada 241 pasien yang dirawat di rumah sakit. Kemudian ada 694 pasien sembuh dan 17 pasien meninggal dunia. (Mcr/SA).

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Petakan TPS Rawan Banjir

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:16:22 WIB

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB