Senin, 15 Rabiul Akhir 1442 H | 30 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketakutan untuk melakukan korupsi tidak hanya sebatas takut membayar denda dan masuk penjara saja, namun ketakutan itu juga harus didasari karena tuhan dan malu kepada keluarga.

"Takut melakukan tindak korupsi juga bisa didasarkan pada sangsi sosial, malu kepada keluarga, Allah dan neraka," katanya saat memberikan sambutan pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) secara virtual, Rabu (26/8/20).

Jokowi kemudian mengatakan gerakan budaya anti korupsi harus terus digalakkan. Bahkan, katanya masyarakat harus mengetahui apa itu korupsi dan gratifikasi.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi bagian penting dari gerakan budaya anti korupsi.

Jokowi juga memastikan akan selalu mengikuti aksi pencegahan anti korupsi dari waktu ke waktu. Hal itu tak lain untuk membangun pemerintahan yang efektif dan bebas dari korupsi. (MCR/NV)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

KTH Sendang Berkah Kampar Tanam 20 Ribu Bibit Pohon

Ahad, 29 November 2020 | 23:11:54 WIB

Sekdaprov Riau Jelaskan Perpres No. 109 Tahun 2020

Ahad, 29 November 2020 | 18:29:57 WIB

Pemprov Dukung Riau Jadi Tuan Rumah Rakernas Masata 2021

Ahad, 29 November 2020 | 11:38:53 WIB

PUPR Siagakan Alat Berat di Daerah Rawan Bencana Banjir

Ahad, 29 November 2020 | 10:56:08 WIB

95 Persen Tenaga Kesehatan Positif Covid 19 Sembuh

Sabtu, 28 November 2020 | 21:00:25 WIB

Antisipasi Bencana Longsor, PUPR Riau Siagakan Alat Berat

Sabtu, 28 November 2020 | 20:58:13 WIB

Gubri Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD 2021

Sabtu, 28 November 2020 | 15:52:45 WIB

BKD Riau Masih Tunggu Kapan Mulai Pendaftaran PPPK

Sabtu, 28 November 2020 | 15:48:19 WIB

1.137 Sampel Swab Diperiksa

Jumat, 27 November 2020 | 21:01:12 WIB