Kamis, 6 Rabiul Awwal 1442 H | 22 Oktober 2020

Info

PEKANBARU -  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Taufik OH, Jumat (28/8/2020) mengungkapkan, peresmian tol Pekanbaru - Dumai dijadwalkan akan dilaksanakan September mendatang.

"Targetnya di awal September itu sudah diresmikan, kita minta seperti itu,  tapi semua tergantung kesiapan pihak HK (PT Hutama Karya) . Karena sekarang itu masih ada perbaikan," kata Taufik. 

Taufik mengungkapkan, saat ini pihak Hutama Karya sedang mengesa proses perbaikan di di STA 74.800. Sebab dititik tersebut sebelumnya sempat terjadi longsor. Sehingga harus dilakukan perbaikan sebelum jalan tol ini dioperasikan. 

"Kemarin disitukan ada yang yang longsor, jadi sekarang masih proses perbaikan," ujar Taufik. 

Senior Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan, mengungkapkan, pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai merupakan sinergi Hutama Karya dengan anak perusahaannya yakni PT HK Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor dan PT HAKAASTON (HKA) selaku penyedia aspal. 

"Operasional jalan tol ini nantinya akan menyingkat waktu tempuh antara Kota Pekanbaru dan Dumai dari yang semula 6-7 jam menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam,” katanya.

Tol Pekanbaru - Dumai dilengkapi dengan 10 tempat istirahat dan pelayanan (TIP), 5 TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 TIP lainnya arah Kota Dumai. 10 TIP ini terbagi menjadi 2 tipe yakni Tipe A yang terletak di Seksi 2 (Minas – Kandis Selatan) KM 14,5 dan Seksi 3 (Kandis Selatan – Kandis Utara) KM 45,075. Sedangkan TIP Tipe B terletak di Seksi 4 (Kandis Utara – Duri Selatan) KM 64,925.

Seksi 5 (Duri Selatan – Duri Utara) KM 82,3 dan Seksi 6 (Duri Utara – Dumai) KM 13,850. Hingga saat ini, progres pembangunan TIP masih dalam tahap pembebasan lahan dan land clearing. Keseluruhan TIP ini ditargetkan dapat beroperasi secara fungsional setelah tol permai mulai dioperasionalkan.

Selain itu, Tol Pekanbaru -Dumai memiliki hadir enam terowongan perlintasan gajah didalamnya yang terletak di Seksi 2 tepatnya di Sungai Tekuana dan Seksi 4 di dekat Suaka Margasatwa Balai Raja. 

“Terowongan perlintasan gajah ini adalah yang pertama di Indonesia. Hutama Karya memastikan bahwa pembangunan tol Pekanbaru -Dumai tak merusak lingkungan dan ekosistem serta tidak mengganggu habitat asli gajah liar di sekitarnya,” katanya. (Mcr/SA)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

56 Qari dan Qariah Riau Jalani TC MTQ Nasional

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:14:03 WIB

Diterima Gubri, Apkasindo Bantu 50 Ribu Lembar Masker

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:34:21 WIB

Pemprov Riau Kembali Terima 100 Ribu Masker dari PT RAPP

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:43:00 WIB