Kamis, 7 Safar 1442 H | 24 September 2020

Info

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meningkatkan prestasi olahraga nasional. Untuk itu, ia ingin agar ekosistem nasional di-review total supaya prestasi olahraga lebih baik lagi.

"Saya minta tata kelola pembinaan atlet direview total, rancang tata kelola pembinaan atlet yang disinergikan dengan baik dari daerah sampai pusat, dari lembaga pendidikan umum sampai lembaga pendidikan olahraga," katanya di Istana Kepresidenan Bogor saat memberikan sambutan pada acara Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 37 tahun 2020 secara virtual, Rabu (9/9/2020).

Menurutnya, jika selama ini prestasi olahraga Indonesia masih kurang, itu artinya cara yang dilakukan selama ini tidak tepat atau kurang tepat. 

Untuk itu, ia mengingkan manajemen olahraga nasional dirancang ulang. Ia juga meminta agar organisasi cabang olahraga ditingkatkan lagi hingga sampai ke Kemenpora.

Katanya pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) bukan hanya untuk pengembangan pusat pelatihan yang berbasis sains tetapi juga pengembangan manajemen baru yang lebih baik.

"Kembangkan sistem informasi dan big data analytics yang bisa mendeteksi calon-calon atlet yang berkualitas," ujarnya.

Jokowi mengintakan, sebagai bangsa yang besar dan generasi pemuda sebagai mayoritas, Indonesia juga harus punya nama besar di kompetisi olahraga di arena internasional.

Untuk mewujudkan itu ia meminta agar Kemenpora dan semua pihak terkait untuk merancang ulang sistem pembinaan atlet Indonesia agar prestasi olahraga dapat diperbaiki lagi.

"Saya minta Menpora untuk segera mengajak semua pihak yang terkait untuk merancang ulang sistem pembinaan atlet kita secara besar-besaran dan segera melaporkan hasilnya kepada saya," tutupnya. (MCR/NV)

Video

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau

Gubernur Corner (19 September 2020)

Berita Terkait